Home DPRD Kota Semarang Dewan: PNS Semarang Harus Ditata Sesuai Kompetensi

Dewan: PNS Semarang Harus Ditata Sesuai Kompetensi

Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang

Semarang, 19/12 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mengingatkan jajaran pegawai negeri sipil (PNS) harus ditata sesuai kompetensi seiring penataan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Bukan hanya pejabatnya, tetapi seluruh jajaran PNS di lingkup Pemerintah Kota Semarang juga harus ditata sesuai kompetensi,” kata Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi di Semarang.

Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan penataan OPD atau dulu disebut struktur organisasi tata kerja (SOTK) merupakan momentum untuk melakukan pembenahan di jajaran pelayan masyarakat.

Aturan mengenai kompetensi masing-masing pegawai, kata dia, sudah ada sehingga Pemkot Semarang harus melakukan sesuai aturan yang ditentukan dalam menata atau merotasi jajaran pegawainya.

“Yang jelas, harus profesional di bidangnya, misalnya akuntansi, perencanaan, dan sebagainya. Ya, harus ditempatkan di bidang satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang sesuai,” katanya.

Menurut dia, jajaran PNS harus ditempatkan sesuai dengan bidang yang digelutinya, di antaranya sesuai dengan pendidikannya sehingga pelaksanaannya di lapangan benar-benar optimal.

Kalau memang tidak memiliki kompetensi di bidang yang ditentukan, lanjut dia, sebaiknya tidak dipaksakan dan mencari orang yang lebih tepat karena hasilnya nanti pasti tidak akan memuaskan.

“Selama ini, di beberapa SKPD kan terlihat ada yang tidak punya kompetensi di bidangnya terkesan dipaksakan. Ya, jadinya seperti dipaksakan bekerja dan hasilnya bisa dilihat sendiri,” wantinya.

Supriyadi sebelumnya juga menegaskan penataan OPD harus direncanakan secara matang, terutama penempatan pimpinan di masing-masing SKPD harus kompeten, berdedikasi, dan memiliki loyalitas.

Bahkan, disarankannya, penyeleksian pejabat yang menjadi calon pimpinan SKPD harus dilakukan dengan lelang jabatan sehingga transparan dan benar-benar didapatkan sosok pimpinan yang tepat.

Pemkot Semarang tengah menyiapkan penataan OPD yang berimbas dengan bertambahnya jumlah SKPD, mengingat ada beberapa dinas yang dipecah, namun ada pula sejumlah dinas yang disatukan.

Seperti Dinas PSDA-ESDM dan Dinas Bina Marga yang dijadikan satu menjadi Dinas Pekerjaan Umum, tetapi ada pula yang dipecah, seperti DPKAD yang justru dipecah menjadi berbentuk badan.

Penataan OPD di lingkup Pemkot Semarang dipastikan efektif mulai Januari 2017 sehingga penyeleksian dan pengangkatan pejabat masing-masing SKPD hasil penataan akan segera dilakukan. (EL)

Advertisements