Home DPRD Kota Semarang Dewan Nilai Kontraktor Proyek Jembatan Kaca Tinjomoyo Semarang Tidak Serius Kerja

Dewan Nilai Kontraktor Proyek Jembatan Kaca Tinjomoyo Semarang Tidak Serius Kerja

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman.

Semarang, 14/10 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyayangkan pengerjaan proyek Jembatan Kaca Tinjomoyo tidak berjalan sesuai harapan. Hal ini tampak dari progres pembangunan yang mengalami deviasi 25 persen.

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman menyayangkan proyek Jembatan Kaca Tinjomoyo Semarang tidak berjalan lancar.

Kontraktor yang sejak awal semangat bisa mendapatkan dan memenangkan tender Jembatan Kaca justru tidak serius dalam pengerjaannya.

Padahal, Jembatan Kaca merupakan proyek pemerintah membuat daya tarik wisata baru di Semarang.

“Menurut saya kegagalan program yang sangat disayangkan. Kasihan pemkot karena ini daya tarik objek wisata di Semarang,” ujar Pilus, sapaan akrabnya, Kamis (14/10).

Dia berharap, hal serupa tidak terjadi lagi. Pilus mengimbau seluruh rekanan bisa serius saat bersaing di Kota Semarang agar program pemkot bisa rampung sesuai target.

Menurutnya, dewan pernah mewanti-wanti pemkot agar tidak mendapatkan kontraktor yang tak bonafide. Namun aturan lelang tender terbuka untuk umum. ehingga siapapun boleh mengikuti.

“Disitu memang tidak diatur, mestinya dilihat rekening koran dan modal mereka berapa. Ini yang jadi kesulitan sehingga pemerintah tidak bisa melihat dari CV atau PT yang mengikuti,” terangnya.

Pilus melanjutkan, proses lelang pun dilakukan sesuai peraturan presiden dimana rekanan yang menawar lebih rendah menjadi pemenang lelang.

Menurutnya, proyek Jembatan Kaca ini hampir sama dengan kasus RSUD Tipe D Mijen yang mana pada 2019 lalu rekanan tidak dapat menyelesaikan proyek.

Pemerintah Kota Semarang pun telah melakukan blacklist terhadap kontaktor tersebut. “Diblacklist benderanya tidak bsa digunakan lagi, tapi orangnya bisa saja pinjam bendera lain. Itu yang agak sulit. Kita tidak bisa blacklist orangnya,” paparnya. (Ak/El)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + fifteen =