Home DPRD Kota Semarang Dewan Minta Pemkot Semarang Akomodir Bantuan Korban Penggusuran Kebonsari

Dewan Minta Pemkot Semarang Akomodir Bantuan Korban Penggusuran Kebonsari

Proses eksekusi puluhan rumah warga Kebonsari

Semarang, 23/4 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta pemerintah kota (pemkot) setempat membantu puluhan warga Kebonsari, Kelurahan Bangunharjo, Semarang Tengah, yang menjadi korban penggusuran.

Puluhan rumah warga Kebonsari dieksekusi oleh Pengadilan Negeri pada Rabu (20/4) lalu setelah kalah kasasi di Mahkamah Agung. Tanah mereka jadi sengketa dengan pemilik Hotel Plampitan, sebagai pihak yang menang di pengadilan. Meski puluhan tahun warga sudah tinggal di lokasi itu tapi pihak hotel tidak memberikan bantuan apapun kepada warga.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan sangat prihatin dengan penggusuran yang secara dramatis tersebut. Dia minta pemkot memfasilitasi memberi solusi bagi warga yang sudah tidak memiliki rumah itu. Misalnya mungkin bisa dipindah ke rumah susun sewa atau rusunawa yang masih kosong. Karena mereka juga merupakan warga Kota Semarang.

“Ketika terjadi sesuatu pemkot harus ada di tengah-tengah mereka. Jangan biarkan warga berlarut-larut. Kalau masalah hukumnya pemkot memang tidak bisa intervensi, tapi tentunya pemkot bisa memfasilitasi antara warga dengan pihak yang bersengketa yaitu pemilik hotel,” kata Supriyadi yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang.

Pemkot setidaknya bisa memberi solusi dan menjembatani soal pembongkaran rumah, yang tidak ada pemberian tali asih atau apapun dari pihak hotel kepada warga. Tidak adanya uang tali asih atau ganti rugi ini menunjukkan pemkot belum bisa menjembatani. Pemkot seharusnya hadir di tengah-tengah warga sehingga tidak terkesan tutup mata.

“Jangan sampai terkesan dibiarkan karena mereka warga Semarang yang sudah lama tinggal di situ (rumah yang digusur), mereka berharap ada sentuhan dari pemerintah untuk memfasilitasi persoalan tersebut,” tegas Supriyadi. (BJ05)