Home DPRD Kota Semarang Dewan Dukung Kebijakan Pemkot Semarang “Stop” Pungutan Pedagang Relokasi Johar

Dewan Dukung Kebijakan Pemkot Semarang “Stop” Pungutan Pedagang Relokasi Johar

924
Kondisi relokasi pasar Johar sementara masih sepi pembeli, pedagang keluhkan adanya pungutan-pungutan yang memberatkan pedagang.

Semarang, 21/4 (BeritaJateng.net) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Supriyadi mendukung kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terkait pembebasan pungutan-pungutan yang dilakukan PPJP di relokasi pasar Johar Semarang.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Supriyadi usai peringatan Hari Kartini di Halaman Balaikota Semarang, Kamis (21/4).

“Kami mendukung kebijakan pemerintah kota mengenai pembebasan pungutan di relokasi pasar Johar. Kami pernah tanya (pedagang,Red) mereka memang keberatan. Apalagi mereka juga menerima Surat Edaran (SE) dari PPJP mengenai nilai nominal untuk pungutan itu sangat memberatkan,” ujar Supriyadi.

Menurutnya, kondisi pedagang saat ini belum stabil jadi tidak seharusnya Paguyuban Pedagang dan Jasa Pasar Johar meminta uang pungutan dengan nominal yang memberatkan.

“Dari keluhan pedagang, mereka membayar uang keamanan satu lapak sekitar Rp. 10ribu, kalau mereka punya empat lapak berarti mereka bayar Rp. 40ribu. Ini sangat memberatkan bagi mereka, oleh sebab itu kami meminta untuk dihentikan pungutan liar ini,” katanya.

Berkaitan parkir, menurut Supriyadi, pedagang itu harusnya diberikan stiker agar tidak membayar biaya parkir masuk berulang-ulang dan harus sesuai tarif yang ada. “Tarif menurut Perda sepeda motor itu hanya 1000 ya ditarik parkirnya 1000. Kalau roda empat 2000 ya 2000 bayarnya. Jangan melebihi tarif yang ada,” imbuh Supriyadi. (Bj05)

Advertisements