Home DPRD Kota Semarang Dewan: Calon Sekda Kota Semarang Harus Berkompeten

Dewan: Calon Sekda Kota Semarang Harus Berkompeten

291
Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi.

Semarang, 16/7 (BeritaJateng.net) – Delapan nama pejabat berhasil dijaring dalam seleksi terbuka Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Semarang. Calon Sekda terpilih nantinya diharapkan merupakan sosok yang kompeten baik dalam hal komunikasi politik, sosial, dan dapat berhubungan secara baik dengan internal pemerintah kota.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi usai mengetahui delapan calon Sekda Kota Semarang lolos tes administrasi dan telah dinyatakan lolos uji kompetensi menggunakan metode assessment beberapa waktu lalu.

“Kami pun berharap yang terpilih nanti adalah calon sekda yang paham regulasi, punya pengalaman, menguasai politik anggaran, dan memiliki komunikasi yang baik agar bisa diterima semua pihak. Termasuk bisa jadi mitra DPRD,” ucapnya.

Supriyadi meminta panitia seleksi harus bersikap netral tanpa ada kepentingan-kepentingan. Sehingga, sekda yang terpilih benar-benar sosok yang kompeten.

Sekda baru yang terpilih nanti juga diminta untuk seceparnya menyesuaikan diri dengan jadwal yang ada.

Terlebih, saat ini sudah mendekati pembahasan anggaran untuk tahun mendatang.

“Sekda terpilih kami harapkan cepat menyesuaikan diri agar persiapan penganggaran tahun 2020 tidak terkesan terburu-buru. Maka untuk itu penguasaan anggaran dan regulasi juga harus bagus,” tegasnya.

Kedelapan peserta yang lolos uji kompetensi dan mengikuti uji gagasan tertulis antara lain Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) Kota Semarang, FX Bambang Suranggono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Iswar Aminudin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, M Khadik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ulfi Imran Basuki, dan Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Widoyono.

Kepala Badan Pendidikan, Kepegawaian dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Litani Setyawati mengatakan, jadwal uji gagasan tertulis ini mulanya dijadwalkan 9 Juli 2019. Namun, lantaran adanya sejumlah agenda besar Pemerintah Kota Semarang, jadwal terpaksa diundur hingga 15 Juli 2019.

Hal ini pun tak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap menunjukan kemampuan yang terbaik kepada panitia seleksi. Seluruh peserta hadir mengikuti rangkaian tes seleksi terbuka uji gagasan tertulis.

Dalam tes tersebut, peserta diberi waktu selama 240 menit untuk menuangkan ide, inovasi, dan gagasannya ke dalam sebuah makalah.

Tentunya, makalah yang ditulis harus sesuai dengan tugas jabatan Sekda Kota Semarang dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan serta strategi pemerintah Kota Semarang.

“Sistematika penulisannya sesuai dengan pengumuman panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Semarang sesuai dengan pengumuman nomor 13/Pansel-JPT/V/2019 tanggal 29 Mei 2019. Adapun pelaksanaannya dengan menggunakan media komputer,” paparnya.

Litani melanjutkan, setelah pelaksanaan uji gagasan tertulis, peserta akan mengikuti uji gagasan lisan atau wawancara pada Rabu dan Kamis (17-18/7/2019) mendatang. (El)