Home DPRD Kota Semarang Dewan Apresiasi Inovasi Sistem Penyiraman Otomatis Taman di Semarang

Dewan Apresiasi Inovasi Sistem Penyiraman Otomatis Taman di Semarang

Semarang, 15/3 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mengapresiasi inovasi Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Semarang dalam mengaplikasikan sistem penyiraman otomatis di taman kota Semarang.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Rukiyanto saat melihat uji coba sistem penyiraman otomatis di Taman Tugu Muda Semarang, Senin (15/3).

“Pagi ini kita melakukan kunjungan lapangan ke Tugu Muda terkait program penyiraman taman secara otomatis. Jadi ini salah satu program pemerintah kota Semarang menuju smart city dan ini kita lihat juga sangat bagus,” ujar Ruki sapaan akrabnya.

Dalam uji coba pertamanya, menurut Ruki, sistem penyiraman telah sesuai harapan, hanya terkendala pada instalasi dan perkabelan saja yang dinilai kurang rapi dan estetik.

“Sistemnya kami rasa ini sudah berjalan sangat baik hanya saja kurang dalam perkabelan yang kurang rapi. Ini nanti akan kita berikan masukan ke dinas agar ada perbaikannya. Jadi evaluasinya hanya terkait instalasi saja,” kata Ruki yang juga merupakan Bendahara DPC PDI Perjuangan ini.

Rugi berharap sistem penyiraman taman otomatis ini bisa diimplementasikan di taman-taman lainnya di Kota Semarang.

“Jika ini bagus dan sukses serta bisa memenuhi anggaran yang ada maka bisa dikembangkan di taman-taman yang lain. Karena selain bisa menghemat tenaga kerja, dan bisa menghemat anggaran juga kalau dihitung-hitung,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengatakan, sistem penyiraman taman ini merupakan metode yang cukup efektif dan efisien dalam pemeliharaan taman, karena menggunakan sistem yang bisa dikendalikan dengan menggunakan handphone atau monitor dari jarak jauh.

“Metode ini barangkali bisa dikembangkan lebih meluas lagi karena dari uji coba di taman Tugu Muda hasilnya cukup memuaskan. Memang perlu waktu trial dan uji coba namun kalau sudah diterapkan maka bisa dilakukan evaluasi lebih lanjut dari sistem ini,” imbuh Suharsono.

Komisi C mendorong, lanjutnya, supaya pemeliharaan taman bisa dilakukan dengan cara inovatif dan dengan cara smart serta memudahkan dalam pemeliharaan taman. “Karena taman sebagai perwajahan kota, maka Disperkim harus berinovasi mengelola spot-spot utamanya dengan meningkatkan estetika kota lebih baik lagi,” jelas Suharsono yang juga merupakan Ketua Fraksi PKS ini. (El)