Home News Update Debit Air Naik, Bendung Gerak Serayu Berstatus Siaga

Debit Air Naik, Bendung Gerak Serayu Berstatus Siaga

Debit air di bendung gerak Serayu meningkat.

Banyumas, 9/6 (BeritaJateng.net) – Hujan deras yang terjadi sejak Selasa (7/6) malam hingga Rabu (8/6) pagi di wilayah Kabupaten Banyumas dan sekitarnya menyebabkan banyak sungai yang meluap.

Akibat meluapnya beberapa sungai di Banyumas dan Purbalingga, membuat debit air Bendung Gerak Serayu (BGS) di Kecamatan Rawalo meningkat tajam, hingga pihak Balai Pengelola Sumber Daya Air (BPSDA) menyatakan status BGS siaga.

Kepala Seksi Perawatan dan Operasional BPSDA Serayu Citanduy, Arief Sugiarto,  mengatakan, peningkatan debit air Sungai Serayu tercatat tertinggi sepanjang waktu. Kenaikan debit airnya mencapai 1.100 meter kubik/detik lebih. Pada Rabu siang, debit air Sungai Serayu mencapai 1.787 meter kubik/detik. Padahal dalam situasi normal, debit air Sungai Serayu hanya pada kisaran 600 meter kubik/detik.

“Peningkatan debit airnya luar biasa,baru pernah terjadi setinggi sekarang ini. Karena itu, kita naikan statusnya menjadi siaga, “ katanya.

Menurut Arief, hujan deras melanda wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu dalam kurun waktu cukup lama. Akibatnya, banyak sungai yang meluap, baik di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga maupun Banjarnegara.

Akibat peningkatan debit air ini, pintu BGS dibuka mulai Rabu siang. Sebab, kondisi tersebut bisa menyebabkan banjir di wilayah kawasan hulu bendung gerak serayu. Bahkan, luapan air Sungai Serayu ini juga mengancam keberadaan BGS sendiri.

“Peningkatan debit airnya luar biasa, dari data kami, peningkatan debit air terbesar pada tahun 2014, itupun hanya 1.690 meter kubik/detik. Sekarang sudah melampaui angka tersebut, ini tentu membahayakan posisi bendungan sendiri, “ kata Arief. (BJ33)