Home Ekbis Daya Saing Pengaruhi Keberhasilan Ekonomi Daerah

Daya Saing Pengaruhi Keberhasilan Ekonomi Daerah

Semarang, 19/12 (Beritajateng.net) – Keberhasilan ekonomi suatu daerah dipengaruhi daya saing, sehingga instansi terkait perlu memperhatikan hal itu, kata Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah V Jateng-DIY Iskandar Simorangkir.

“Untuk mempertahankan daya saing satu daerah salah satu sektor yang harus diperhatikan yaitu pembangunan infrastruktur,” katanya di Semarang, Jumat.

Menurut dia, infrastruktur untuk konektivitas antarwilayah penting dilakukan sehingga daya saing usaha bisa tetap terjaga. Dengan adanya konektivitas tersebut maka transportasi bisa berjalan dengan lancar.

Bahkan, konektivitas antarwilayah tersebut juga berpengaruh terhadap inflasi karena berhubungan dengan kelancaran pasokan barang.

“Misalnya saja di Karimunjawa, selama ini pasokan banyak dikirimkan melalui kapal, padahal saat ini sedang terjadi cuaca buruk salah satunya gelombang tinggi. Gelombang laut yang tinggi berpengaruh terhadap operasional kapal, jika kapal tidak jalan tentu pasokan menjadi tidak lancar, kondisi ini berpengaruh terhadap harga barang yang menjadi tinggi,” katanya.

Harga barang yang tinggi ini bisa berakibat pada inflasi. Oleh karena itu, konektivitas antar wilayah menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur yang harus diperhatikan.

Sementara itu, secara umum jika dibandingkan dengan provinsi yang lain, Jawa Tengah memiliki sejumlah keunggulan sehingga berdampak baik bagi daya saing usaha. Beberapa di antaranya adalah iklim usaha yang kondusif dan upah minimum provinsi yang relatif lebih rendah dibandingkan provinsi lain.

Keunggulan Jawa Tengah tersebut dapat dilihat dari tingkat inflasi yang sepanjang tahun ini lebih rendah jika dibandingkan nasional. Untuk triwulan III tahun ini, jika nasional mencapai 6,23 persen maka inflasi Jateng 6,19 persen.

Selain itu, dari segi pertumbuhan ekonomi jika untuk triwulan III tahun ini Jawa Tengah mencapai 5,4 persen maka pertumbuhan ekonomi secara nasional hanya 5,01 persen.

“Kami dari BI optimis hingga akhir tahun ini Jawa Tengah mampu mengendalikan laju inflasi, selain itu kami juga optimis pertumbuhan ekonomi akan positif mengingat prediksi investasi di tahun 2015 akan meningkat antara 7-7,5 persen,” katanya.(ant/ss)

Advertisements