Home Ekbis Dari 44 Pasar Di Semarang, Ada 350 Kios Terbengkalai Dan Bakal Disegel

Dari 44 Pasar Di Semarang, Ada 350 Kios Terbengkalai Dan Bakal Disegel

Dari 44 Pasar Di Semarang, Ada 350 Kios Terbengkalai Dan Bakal Disegel
Semarang, 27/2 (BeritaJateng.net) – Dari 44 pasar tradisional di Kota Semarang, terdapat sekitar 350 kios yang terbengkalai dan tidak manfaatkan oleh pedagang. Hal ini menyebabkan pasar sepi, padahal para pedaganglah yang menyebabkan pasar tersebut terasa sepi karena tidak membuka lapaknya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto usai melakukan penyegelan di tiga pasar yakni pasar Langgar, pasar Pedurungan dan pasar Gayamsari Semarang.
“Sebulan ini kami fokuskan untuk mendata kios-kios yang kosong. Dari 44 pasar tradisional di Kota Semarang, ada sekitar 350 kios yang kosong, semuanya akan kita segel dan sebisa mungkin agar dipergunakan kembali pemiliknya,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, pemilik kios yang disegel apabila ingin menempati kembali maka harus melunasi retribusi yang telah menunggak selama terbengkalai.
Seperti yang diwacanakan sebelumnya, Dinas Perdagangan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang melakukan penyegelan terhadap kios dan los lapak pedagang yang terbengkalai bertahun-tahun serta tidak membayar retribusi umum seperti listrik, air dan kebersihan pasar. 
 
Diawali dari pasar Bulu Semarang, Dinas Perdagangan melakukan penyegelan terhadap 16 kios kosong yang terbengkengkalai, kemudian di pasar Langgar dua kios dan 60 los lapak pedagang juga disegel petugas.
Tak hanya itu, di Pasar Pedurungan ada dua kios yang disegel karena diperjualbelikan pemiliknya, serta di pasar Gayamsari terdapat 8 kios dan 8 los pedagang yang disegel. (EL)
Advertisements