Home Headline Cooking Class Sambil Promosikan Kota Lama Semarang

Cooking Class Sambil Promosikan Kota Lama Semarang

25
Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Tenaga Ahli Kemenpar RI Ravita Datau adu kemampuan memasak masakan Jawa di Javara Culture Kota Lama Semarang

Semarang, 16/9 (BeritaJateng.net) – Kementerian Pariwisata menggandeng Pemerintah Kota Semarang dan maskapai penerbangan nasional NAM Air mempromosikan destinasi Kota Lama Semarang melalui kegiatan bernuansa kuliner.

Seperti diketahui, Kota Semarang terkenal dengan aneka kuliner yang dirasa cocok dilidah. Banyak masakan menggugah selera dapat dinikmati di Semarang.

Lewat cooking class, Kementerian Pariwisata mempromosikan kuliner khas Jawa ‘Garang Asem’ kepada masyarakat. “Kita belajar masak masakan khas Jawa, Garang Asem Semarangan. Masaknya di Javara Culture Kota Lama Semarang, jadi kita promosikan kuliner sekaligus kota lamanya,” kata Tenaga Ahli Kemenpar RI, Ravita Datau, Senin (16/9).

Bersama para pramugari cantik Nam Air yang diberi sebutan NamSquad, Ravita Datau harus beradu kemampuan memasak masakan khas Jawa Garang Asem Semarang.

Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BP2KL) sekaligus Wawalikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu jadi partner Ravita dalam cooking class.

Tak dinyana, garang asem buatan Ravita dan Hevearita menjadi pemenang cooking class mengalahkan Direktur Nam Air Asa Perkasa dan para pramugari Nam Air (NamSquad).

Cooking Class Sambil Promosikan Kota Lama Semarang

Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BP2KL) Semarang mengapreasi kegiatan cooking class yang digagas Kemenpar untuk jadi agenda rutin untuk menarik institusi atau stake holder masuk ke Kota lama Semarang.

“Ini bisa jadi salah satu upaya untuk menarik wisatawan. Lewat cooking class stake holder punya alasan untuk hadir ke Kota lama. Mereka juga bisa menikmati suasana heritage kota lama Semarang,” terang Ita sapaan akrab Hevearita.

Promosi Kota Lama, menurut Ita, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa melalui medsos, melalui pemberitaan, juga bisa dari informasi atau pengalaman wisatawan yang pernah berkunjung ke destinasi Kota Semarang.

“Maskapai Nam Air ini contohnya, para pramugari yang diberi nama NamSquad juga mempromosikan kota yang ia kunjungi di medsos. Mereka menjadi vloger dan bloger. Ini upaya yang bagus untuk mendongkrak jumlah wisatawan,” kata Ita. (El)