Home Hukum dan Kriminal Celurit Tangan Hingga Nyaris Putus, Tiga Tersangka Tawuran SMK Terancam Penjara 5...

Celurit Tangan Hingga Nyaris Putus, Tiga Tersangka Tawuran SMK Terancam Penjara 5 Tahun

Pelaku pelaku tawuran SMK di Semarang yang diamankan beserta alat bukti celurit.

Semarang, 8/9 (BeritaJateng.net) – Polrestabes Semarang menetapkan tiga tersangka terkait Tawuran Pelajar antara siswa SMKN 3 Semarang dan SMKN 4 Semarang yang terjadi di Taman Indonesia Kaya, Jalan Menteri Soepeno, Kota Semarang pada 2 September 2021 lalu. Ketiga pelaku terancam penjara diatas lima tahun.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan dalam insiden tawuran, pelaku membawa senjata tajam jenis celurit.

Akibat kejadian itu, seorang pelajar bernama Aditya Nugroho menjadi korban. Tangan Aditya sebelah kiri nyaris putus.

“Pelaku atas nama Arizal Sabila Mukti yang menebaskan celurit ke arah korban hingga tangan Aditya nyaris putus,” kata Kombes Irwan saat jumpa perss, di Markas Polrestabes Semarang.

Pelaku Afrizal, kata dia, merupakan alumni SMKN 4 Semarang. Ada juga dua pelaku lain yakni Adam Bagus Ababil dan Syihab Hardansyah yang merupakan pelajar kelas XII di SMKN 4 Semarang.

“Karena ketiga tersangka sudah berusia diatas 18 tahun maka akan menjalani persidangan orang dewasa. Ketiganya terancam Pasal 351 ayat 170 KUHP. Ancaman penjara diatas lima tahun,” jelasnya.

Dari kejadian itu, Polisi turut mengamankan tiga buah celurit.

Sementara itu, Pelaku Syihab Hardansyah mengaku terlibat tawuran lantaran adanya informasi dari grup whatsapp siswa SMKN 4 Semarang. Satu grup berisi 20 orang tanpa adanya guru.

“Dari 20 orang, engga semuanya menyerang. Info awal dari Instagram lalu dikirim ke Whatsapp. Di instagram awalnya bercandaan,” ujarnya. (Ak/El)