Home Lintas Jateng Cek Ya! Mulai April Jadwal KAI Ada Perubahan

Cek Ya! Mulai April Jadwal KAI Ada Perubahan

image

Semarang, 1/4 (BeritaJateng.net) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan jadwal perjalanan Kereta Api (KA) baru per April 2015. Perubahan jadwal dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi dan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa yang tertuang dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2015.

Kabag Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto mengatakan, secara garis besar, pada Gapeka 2015 ini terjadi penambahan waktu perjalanan baik untuk KA penumpang maupun barang. Untuk 44 KA penumpang kelas Argo misalnya, penambahan waktu perjalanan rata-rata berkisar 10 menit.Menurutnya, beberapa factor yang menyebabkan perubahan jadwal Kereta Api, diantaranya yakni perubahan jumlah perjalanan KA, penyesuaian jadwal perjalanan KA jarak jauh dari dan ke Jakarta dengan jadwal operasional KRL dan KA local, perubahan waktu berhenti di beberapa stasiun tertentu untuk kepentingan operasional, pengisian air di stasiun tertentu dan penambahan waktu tempuh untuk lebih menjamin ketepatan waktu.

“Secara nasional, pada Gapeka 2015, PT KAI akan menambah 50 jadwal perjalanan KA baru untuk angkutan penumpang dan 24 jadwal perjalanan KA baru untuk angkutan barang di Jawa. Sementara untuk KRL Jabodetabek, PT KAI menambah 7 loop perjalanan KRL dan menambah 2 jadwal perjalanan KA Bandara Kualanamu,” ungkapnya.

Secara data nasional, lanjutnya, dengan diberlakukannya GAPEKA 2015 ini, PT KAI akan menambah kapasitas angkutan penumpang dan barang dari tahun sebelumnya.Tahun 2014 lalu, volume angkutan penumpang mencapai sekitar 280 juta penumpang dan volume angkutan barang sekitar 32 juta ton. Pertumbuhan angkutan barang tahun 2015 ditargetkan sebesar 35 persen sementara untuk angkutan penumpang dapat tumbuh sebesar 10 persen dari tahun 2014.

Sedangkan, tambahnya, khusus di PT KAI Daop 4 Semarang, ditargetkan di tahun 2015 ini, untuk angkutan penumpang sebanyak 3.591.426 penumpang, dimana pada tahun 2014 dari target 3.211.557 penumpang,  berhasil terealisasi sebanyak 3.957.243 penumpang atau 123 persen dari program.

Pada Gapeka 2015 ini, PT KAI kembali melakukan perubahan pola berhenti beberapa KA di stasiun-stasiun tertentu. Perubahan ini diberlakukan karena pada Gapeka sebelumnya terdapat KA-KA berjalan langsung (tidak berhenti, Red.) di beberapa stasiun di Pulau Jawa.Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang terkait sterilisasi stasiun.

Karena saat ini kondisi stasiun-stasiun tersebut sudah dinilai kondusif, maka untuk memenuhi permintaan masyarakat, beberapa KA kembali berhenti di stasiun-stasiun tersebut, antara lain,  Daop 4 Semarang yakni Stasiun Brumbung, Telawa.

Dalam Gapeka baru yang mulai diberlakukan pada 1 April 2015 ini, ada beberapa perubahan dalam hal pemberhentian KA-KA ekonomi jarak menengah ataupun jarak jauh yang melalui wilayah Daop 4 Semarang, diantaranya adalah KA Kertajaya (Pasar Turi – Jakarta), KA Matarmaja ( Malang – Jakarta) dan KA Brantas (Kediri – Jakarta) akan berhenti di Stasiun Semarang Tawang, dan tidak akan berhenti lagi di Stasiun Semarang Poncol.KA Jayabaya (Malang-Jakarta) akan berhenti di Stasiun Semarang Poncol dan tidak akan lagi berhenti di Stasiun Comal. KA Kalijaga (Semarang Poncol-Purwosari) berhenti di Stasiun Telawa dan Brumbung.

“Perubahan jadwal turun naik penumpang ini dikarenakan adanya perubahan tempat bongkar muat angkutan barang hantaran paket (BHP) dari Stasiun Semarang Poncol ke Stasiun Semarang Tawang,” katanya.

Suprapto menambahkan, perubahan jadwal perjalanan KA pada Gapeka 2015 dibuat lebih realistis dan fokus pada keselamatan dan ketepatan waktu, karena masyarakat menyadari sepenuhnya bahwa faktor keselamatan dan ketepatan waktulah yang lebih diutamakan.

Pada Gapeka 2015 ini, diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan moda transportasi massal yang bebas macet, aman, dan nyaman dari moda transportasi darat lainnya. Selain itu, dari sisi angkutan barang, perubahan pada Gapeka 2014 ini diharapkan dapat menarik minat para pengusaha untuk beralih moda transportasi dari truk ke KA sehingga dapat mengurangi beban jalan raya dan polusi udara.

Sementara itu, Kepala Daop 4 Semarang, Apriyono Wedi Chresnanto berharap perubahan jadwal dan tariff KAI berjalan dengan aman, lancar, terkendali.“Hingga saat ini semua berjalan dengan lancar, intinya pasti akan ada pertanyaan kenapa perjalanan lebih panjang sekian menit, itu sebenarnya sudah diakomodir untuk kebutuhan pelayanan, yang dulunya tidak diperhitungkan untuk pengisian air, BBM, sekarang sudah diperhitungkan semua, tahun ini dipastikan lebih bagus untuk ketepatannya,” ujar Apriyono. (Bj05