Home Headline Cegah Kerumunan, Puluhan Kapal Wisata di Demak Diminta Balik Arah

Cegah Kerumunan, Puluhan Kapal Wisata di Demak Diminta Balik Arah

Demak, 20/5 (BeritaJateng.net) – Hanya menggunakan sebuah peluit yang di tiup oleh anggota Babinpotmar (Bintara Pembimbing Potensi Maritim) Demak berhasil menghalau puluhan perahu milik nelayan yang akan mengikuti perayaan Syawalan yang berada di perairan laut Demak.

Hal ini menindaklanjuti edaran Bupati Demak terkait pelarangan penyelengaraan perayaan apapun yang melibatkan banyak orang hingga menimbulkan kerumunan masa meskipun itu diatas sebuah perahu.

Dalam edaran, Bupati Demak meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan wajib 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Sehingga perayaan yang melibatkan masyarakat banyak dan kerumunan akan dibubarkan.

Sementara itu, menurut Komandan Posal Demak Serma Mar Slamet Mujiyono Mengatakan, pihaknya bersama Polairut Polres Demak melakukan giat bersama dalam rangka sedekah laut yang dilaksanakan setiap tahun.

“Kita meminimalisir kegiatan masyarakat yang akan melakukan wisata bahari dengan cara melakukan penyekatan atau penghalauan perahu milik nelayan. Bagi masyarakat yang sudah terlanjur berada dilautan pasti akan kita lakukan penyisiran untuk kit himbau balik kanan,” ucap Serma Slamet Mujiyono.

Menurut salah satu nelayan yang akan mengikuti acara perayaan Syawalan dipantai Demak, Rohadi (56) mengaku kaget mendengar sura peluit dari anggota TNI AL Demak pasalnya dirinya berserta rombongan berjumlah 10 orang yang semuanya masih satu keluarga tersebut terpaksa harus balik kanan untuk kembali kerumah.

“Saya tidak tahu kalau acara Syawalan tahun ini dilarang makanya saya bersama keluarga nekat naik perahu,” ujar Rohadi.

Meski demikian dirinya berserta rombongan bisa menyadari akan larangan untuk mengikuti perayaan tradisi Syawalan, meskipun perayaan melarung sesaji ditengah laut tetap dilaksanakan walau hanya beberapa perahu yang diperbolehkan. (BW/El)