Home Kesehatan Cegah Bahaya Narkoba, BNNP Beri Penyuluhan ke Minimarket

Cegah Bahaya Narkoba, BNNP Beri Penyuluhan ke Minimarket

Ratusan pegawai Alfamart mendapat arahan dari BNNP Jateng terkait bahaya Narkoba dan peredarannya.

SEMARANG, 18/5 (BeritaJateng.net) – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah menyampaikan sosialisasi tentang pencegahan dan bahaya narkoba yang akan berbahaya bagi kesehatan bila digunakan, di hadapan ratusan Crew Of Store Alfamart, pada Rabu (18/5/2016) di Aula Kantor Alfamart Semarang. Staff Penyuluh BNNP Jawa Tengah.

BNNP Jateng Chandra Eka Sariningsih mengatakan, pemahaman tentang bahaya narkoba sangat penting untuk diketahui guna pencegahan sejak dini peredaran di masyarakat.

“Khusus generasi muda, fase remaja merupakan fase yang paling rentan dimasuki oleh peredaran narkoba, kita semua harus saling menjaga satu sama lain. Narkoba itu sangat berbahaya bagi kesehatan, jika menemukan narkoba laporkan saja” kata Eka.

Dalam paparannya, Eka juga tetap menghimbau kepada seluruh Crew Of Store Alfamart untuk tidak menggunakan narkoba karena akan merugikan diri sendiri.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart Semarang, Mateus Radiman, menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat (20/5/2016) tersebut, perlu benar-benar dipahami, khususnya oleh para personel toko. “Nantinya, kami ingin kegiatan serupa juga dilakukan di semua kota agar kita bisa mengantisipasi segala bentuk bahaya bahaya yang di timbulkan oleh narkoba,” lanjutnya.

Aktivitas semacam ini merupakan salah satu langkah awal implementasi pencegahan bahaya narkoba, sekaligus meningkatkan kesadaran karyawan minimarket, yang juga bagian dari masyarakat, untuk turut berperan dalam meminimalisasi penggunaan narkoba.

Nantinya, kata Radiman, perusahaan akan memasang stiker terkait pesan-pesan anti narkoba untuk Toko Alfamart yang ada di wilayah Jawa Tengah. “Sesuai arahan Gubernur Jateng dan Kepala BNN RI yang menunjukkan, setiap toko Alfamart ikut berpartisipasi mewujudkan masyarakat Jawa Tengah yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “pungkasnya. (bj)