Home Ekbis Cargil Indonesia Kampanyekan Pengembangan Desa

Cargil Indonesia Kampanyekan Pengembangan Desa

Cargil Indonesia

Semarang, 24/4 (BeritaJateng.net) – Cargill Indonesia salah satu perusahaan yang menyediakan produk pangan, pertanian, keuangan dan industri serta layanan bagi dunia.

Hari ini, Jumat (24/4) menggelar kampanye pengembangan desa atau program Rural Development Campaign (RDC) yakni berupa pembangunan kandang ayam kepada Kelompok Peternak Ayam (KPA) Usaha Mandiri di Dukuh Srangsan, Desa Jemawan, Jatinom, Klaten, Jawa Tengah.

Program Rural Development Campaign (RDC) atau Kampanye Pengembangan Desa dari Cargill telah di jalankan sejak 2013 hingga saat ini. Program RDC merupakan satu bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR) dari unit bisnis pakan Cargill Indonesia, yang difokuskan untuk menciptakan dampak positif dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan di masyarakat Indonesia, khususnya peternak.

Salah satu pimpinan unit bisnis pakan Cargill Indonesia, Chad Gauger mengatakan, Cargill Indonesia telah hadir dan menjadi bagian dari masyarakat Indonesia selama 40 tahun. Selama itu pula para peternak telah menjadi mitra dan pelanggan utama.

“Melalui program pengembangan desa ini, kami mendukung agar peternak bisa mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang baik, sehingga mereka dapat sukses dan bertumbuh menjadi peternak profesional. Dengan demikian, ketersediaan pangan, khususnya untuk sumber protein yang terjangkau, sehat dan berkualitas di Indonesia dapat terpenuhi,” ungkap Chad Gauger.

Menurutnya, program RDC ini menggunakan pendekatan berupa menciptakan sinergi antara perolehan nilai tambah di masyarakat dan bagi perusahaan. Program RDC untuk KPA Usaha Mandiri di Klaten antara lain mencakup upaya pelatihan kelompok peternak mengenai praktik beternak yang efisien, memenuhi standar kesehatan, aman dan menguntungkan.

Pada tahap awal, lanjutnya, KPA Usaha Mandiri mendapatkan paket berupa bibit ternak, pakan, vitamin dan vaksin, serta pembuatan atau perluasan kandang. Pelatihan diberikan dari awal hingga peternak panen. Keuntungan dari panen menjadi hak kelompok peternak, yang kemudian menjadi modal dalam siklus berikutnya.

“Program RDC ini dilaksanakan oleh karyawan kami. Program ini merupakan salah satu bentuk keterlibatan karyawan Cargill dalam program dan kegiatan kemasyarakatan secara langsung. Mereka terlibat penuh dalam proses edukasi hingga pembangunan kandang,” tambah Chad.

Sementara itu, Ketua Kelompok KPA Usaha Mandiri, Muhanik mengatakan, dengan adanya pembangunan kandang dari program ini, pihaknya kini mendapatkan tambahan kapasitas menjadi 5.000 ekor ayam pejantan.

Ketua Kelompok Peternak Ayam yang beranggotakan 30 orang peternak ini mengaku, pelatihan yang diberikan bermanfaat agar dapat mengelola ternak ayam dengan kandang yang lebih baik lagi.

KPA Usaha Mandiri merupakan kelompok peternak kesembilan yang sudah mendapatkan manfaat dari program RDC. Program yang dimulai sejak 2013 ini sudah dilaksanakan di wilayah Bogor, Surabaya, Makassar, Serang, Medan dan kini di Klaten. Jenis ternak yang sudah dikembangkan program RDC meliputi ayam kampung, ayam petelur, ayam pejantan, kambing, itik, ikan nila hingga sapi.  (Bj05)