Home News Update Bus Rombongan Unnes Tabrak Truk di Gresik, Satu Mahasiswa Tewas

Bus Rombongan Unnes Tabrak Truk di Gresik, Satu Mahasiswa Tewas

Bus Rombongan Unnes Tabrakan di Gresik, Satu Tewas Lima Mahasiswa Luka/foto: istimewa

Gresik, 11/11 (BeritaJateng.net) – Bus PO Subur Jaya yang ditumpangi rombongan Fakultas Hukum mahasiswa  Universitas Negeri Semarang (UNNES), mengalami kecelakaan saat melintas di Jalan Raya Daendels tepatnya di Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Gresik.

Seperti yang dikutip dari laman BeritaJatim, bus PO Subur Jaya yang ditumpangi rombongan mahasiswa Fakultas Hukum UNNES. Kendaraan itu berjalan dari selatan ke utara ditabrak truk saat berpapasan. Akibat kejadian itu, satu mahasiswa meninggal dunia atas nama Labiburrohman (21), asal Dusun Ngaglik RT 03 RW 04, Desa Pancur Wening, Kecamatan Wonosobo, Wonosobo, Jawa Tengah. Labiburrohman mengalami luka di kepala akibat terkena pecahan kaca.

Sedangkan lima mahasiswa lainnya mengalami luka-luka. Pasalnya, bus yang ditumpangi mahasiswa Fakultas Hukum UNNES itu ditabrak di bagian samping oleh truk yang berpapasan.

Dari 5 mahasiswa yang mengalami luka. Tiga diantaranya dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Mahasiswa tersebut diantaranya Mirza Oliarahman (20), asal Bergas, Semarang, mengalami luka dibagian kepala, Dhani Eka Saputra (21), asal Salatiga, mengalami luka di mata dan Ilham Ramadhan (20), asal Kota Tangerang, Banten, luka pada bagian kepala dan robek dibagian bahu, 10 orang korban lainnya dirawat di Puskesmas Sidayu, semuanya mahasiswa semester V Fakultas Hukum UNNES.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, IPDA Supriyono mengatakan bus PO Subur Jaya yang ditumpangi rombongan mahasiswa pulang dari Bali usai melakukan praktek kerja lapangan (PKL), saat melintas di Jalan Raya Desa Ngawen bus ditabrak dari samping saat berpapasan.

“Bodi bus bagian samping kacanya pecah. Korban yang mengalami luka-luka dan satu korban yang meninggal duduk disebelah kanan,” katanya, Jumat (11/11).

Ipda Supriyono menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi terhadap korban yang meninggal maupun yang mengalami luka-luka. “Ada dua korban masih dirawat di Puskesmas Sidayu, sedangkan tiga korban terpaksa dirujuk ke RSUD Ibnu Sina karena lukanya cukup parah,” tambahnya.

Mengenai truk yang menabrak melarikan diri. Dikatakan Ipda Supriyono, masih dilakukan pengejaran. Pasalnya, pada saat kejadian ada saksi mata melihat truk setelah menabrak langsung tancap gas ke arah selatan. “Kami sudah kordinasi dengan Polres jajaran terkait kejadian tabrak lari,” tandasnya. (Bj)