Home Headline Buronan Korupsi APBD Demak Ditangkap Kejati Jateng

Buronan Korupsi APBD Demak Ditangkap Kejati Jateng

Suasana penangkapan dua buronan Kejati Jateng di Pengadilan Tipikor Semarang.

Semarang, 13/7 (BeritaJateng.net) – Kejati Jateng berhasil menangkap buronan kasus korupsi pengadaan paket buku di Pengadilan Tipikor Semarang.

Penangkapan kedua tersangka ini dilakukan langsung saat Tersangka menghadiri panggilan sidang di Tipikor Semarang Rabu siang.

Sulijati, Wakajati Jateng, mengatakan bahwa pihaknya telah menangkap dua buronan yang bernama Abdul Aziz dan Ahmad Zaini, mereka berdua merupakan DPO Kejati Jateng dengan perkara korupsi yang telah ditangani oleh penyidik Kejaksaan tinggi Jawa Tengah, dengan lokasi di Kota Demak. Yang mana kasus tersebut telah merugikan keuangan negara dengan menggunakan dana APBD kabupaten Demak.

“Kedua buronan ini bernama Abdul Aziz dan Ahmad Zaini, yang kasusnya merugikan keuangan negara menggunakan dana APBD Kabupaten Demak. Kasus kedua buronan ini adalah pengadaan buku paket satu dan paket dua tahun 2010-2011,” ungkapnya.

Kedua buronan digelandang ke Kejati Jateng untuk proses lebih lanjut.
Kedua buronan digelandang ke Kejati Jateng untuk proses lebih lanjut.

Mestinya, lanjutnya, pengadaan tersebut harusnya dilaksanakan di tahun 2010-2011, tetapi dilaksanakan oleh kedua buronan ini pada tahun 2012, dan ternyata buku paket tersebut juga tidak sesuai dengan speck. Kemudian Kejati Jateng melakukan penyelidikan, dan ternyata PPKOM dinyatakan sebagai tersangka dan saat ini posisi sedang sidang.

Wakajati Jateng juga menambahkan bahwa rekanannya hari ini tertangkap yang mana merupakan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan buku paket Kabupaten Demak.

“Proses penyidikan atas nama tersangka yang tertangkap ini sudah selesai. Tetapi kita panggil sebagai saksi perkara yang PPKOM, dengan atas nama Drs. Kumaituloh itu tidak pernah datang. Sebagai tersangka sudah pernah kita lakuka pemeriksaan, kemudian akan kita lakukan tahap kedua juga tidak pernah datang, sehingga kita lakukan perintah untuk menjadi DPO,” ungkap Wakajati Jateng.

Sulijati, Wakil Kajati Jateng.
Sulijati, Wakil Kajati Jateng.

Sulijati juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan pencarian DPO tersebut dengan bantuan Polri hingga melakukan penyekalan agar tersangka tak melarikan diri ke luar negeri.

“Hari ini kebetulan sidang atas nama Kumaituloh yang PPKOM, dan kita mendapatkan informasi bahwa hari ini datang. Jadi tiga kali kita panggil sebagai saksi tidak pernah datang, lalu kita pantau dan kita kerjasama baik dengan pihak-pihak terkait, dan ternyata pada sidang hari ini dia datang. Dan lalu kita lakukan penangkapan meski hari ini kita disibukan dengan agenda HBA, tetapi dalam rangka melaksanakan tupoksi yaitu melakukan penangkapan buron hari ini,” jelasnya.

Wakajati juga menambahkan bahwa pihaknya akan melanjutkan dengan menyidangkan kedua buronan tersebut kedepan, dan pihaknya telah mempersiapkan berkas-berkas yang akan dibutuhkan dipersidangan nanti.(BJ06)