Home Lintas Jateng Bupati Banyumas Terima Penghargaan Pengabdi Kursus dan Pelatihan

Bupati Banyumas Terima Penghargaan Pengabdi Kursus dan Pelatihan

image

Purwokerto, 21/11 (Beritajateng.net) – Bupati Banyumas Achmad Husein menerima penghargaan Pengabdi Kursus dan Pelatihan Tahun 2014 dari Kementerian Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemenbuddikdasmen) atas kepeduliannya terhadap lembaga kursus maupun pelatihan swasta di Banyumas, Jawa Tengah.

“Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Kemenbuddikdasmen kepada Bupati Banyumas yang diwakilkan Kepala Bidang Pendidikan Nonformal (Kabid PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Heri Teguh Santosa di IPB International Convention Center Bogor pada hari Kamis (20/11),” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Banyumas Ahmad Suryanto, di Purwokerto, Jumat.

Menurut dia, Bupati Banyumas dinilai memiliki komitmen dan kepedulian yang cukup tinggi terhadap lembaga kursus dan pelatihan swasta sehingga berhak menerima penghargaan tersebut.

Sementara itu, Kabid PNF Dindik Banyumas Heri Teguh Santosa mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas menjadi salah satu dari empat pemerintah daerah yang menerima penghargaan tersebut.

“Selain Banyumas, yang mendapatkan penghargaan adalah Kabupaten Sleman, Kabupaten Karawang, dan Provinsi Bengkulu,” katanya.

Menurut dia, penghargaan tersebut diterima karena komitmen dan kepedulian Pemkab Banyumas terhadap lembaga kursus dan pelatihan swasta di Banyumas.

Dalam hal ini, kata dia, Pemkab Banyumas selama tiga tahun terakhir mengalokasikan dana sebesar Rp1.225.000.000.

“Dana sebesar itu tidak termasuk yang dikelola lembaga pendidikan dan pelatihan milik pemerintah seperti Balai Latihan Kerja (BLK) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB),” katanya.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa pihaknya sangat peduli dengan lembaga kursus dan pelatihan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

Menurut dia, hal itu disebabkan lembaga tersebut secara mandiri melayani masyarakat yang karena sesuatu hal kurang beruntung hidupnya sehingga tidak memiliki keterampilan, menganggur, atau bekerja pada posisi yang tidak menguntungkan.

“Oleh karena itu, secara berkala kami mengalokasikan dana untuk mereka,” katanya.

Ia mengatakan bahwa peran lembaga penyelenggara kursus sangat menguntungkan pemerintah daerah karena memberikan bekal keterampilan dan mengurangi pengangguran sekaligus memberdayakan potensi daerah menjadi pendukung bangkitnya ekonomi masyarakat melalui berbagai keterampilan usaha di daerah-daerah.

Selain itu, kata dia, dengan banyaknya kegiatan pembelajaran bagi peserta didik maka dapat mendorong kreativitas masyarakat sekaligus menekan masalah sosial yang diakibatkan oleh kegiatan-kegiatan nonproduktif.

Kendati penghargaan Pengabdi Kursus dan Pelatihan Tahun 2014 tersebut disampaikan secara pribadi kepada Bupati Banyumas atas dukungan kebijakan, akses, serta pendanaan terhadap lembaga kurus dan pelatihan, Husein usai menerima plakat dan hadiah berupa jam tangan merek Alexandre Christie justru menyerahkan kembali hadiah itu kepada Heri Teguh Santosa.

“Hadiah ini nantinya untuk ‘doorprize’ saat ada pertemuan lembaga pendidikan nonformal, karena merekalah sebenarnya yang layak menerima penghargaan ini,” katanya.(ant/pj)