Home Ekbis BRI Siap Kucurkan KUR untuk Cafe Jamu Sido Muncul

BRI Siap Kucurkan KUR untuk Cafe Jamu Sido Muncul

Dirut PT Sido Muncul Sofyan Hidayat berjabat tangan dengan Senior Eksekutif Vice Presiden UMKM dan Konsumer BRI usai penandatanganan nota kesepahaman di Sentra Jamu Indonesia.

JAKARTA, 30/8 (BeritaJateng.net) – Untuk mensukseskan program pendirian Cafe Jamu di Indonesia, PT Sido Muncul dan Muncul Mekar melakukan sosialisasi dengan mengundang beberapa distributor wilayah barat dan Jawa Tengah di Sentra Jamu Indonesia di Jalan Panjang Arteri Kelapa Dua No. 27 Kebon Jeruk Jakarta Barat, Selasa (30/8/2016).

Selain distributor, pihak BRI juga didatangkan untuk menjelaskan sejauh mana dukungan BRI kepada PT Sido Muncul dalam program pendirian cafe jamu yang ditargetkan sementara 20 ribu cafe se Indonesia.

Dalam sosialisasi yang dipandu oleh artis kondang Donny Kesuma itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Sido Muncul dengan BRI. Penandatanganan dilaksanakan langsung oleh Dirut PT Sido Muncul J Sofyan Hidayat dan Supari selaku Senior Eksekutif Vice President UMKM dan Konsumer.

Dalam sambutannya, Sofyan Hidayat mengatakan bahwa program cafe jamu ini merupakan program untuk menciptakan lapangan kerja dan trobosan dalam mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

Dirut PT Sido Muncul Sofyan Hidayat saat menunjukkan jamu ala cafe yang akan diluncurkan dalam cafe jamu.
Dirut PT Sido Muncul Sofyan Hidayat saat menunjukkan jamu ala cafe yang akan diluncurkan dalam cafe jamu.

“Kalau cafe jamu ini tersebar di Indonesia, sudah pasti lapangan pekerjaan baru akan terbentuk dan diharapkan kesejahteraan masyarakat Indonesia juga semakin baik, karena cafe jamu ini memberikan keuntungan besar bagi pedagang, distributor maupun agen,” ujar Sofyan.

Menurutnya, konsep cafe jamu ini digagas karena tiga tahun terakhir ini, khususnya di Jakarta, pedagang jamu semakin berkurang dengan alasan kurang diminati masyarakat karena kesan jamu itu pahit masih melekat di benak masyarakat.

“Makanya kita melakukan inovasi dengan membuat seduhan jamu yang manis, kita ciptakan bagaimana meminum jamu serasa meminum sirup di cafe, dan hebatnya lagi cafe jamu ini siapa saja bisa usaha dengan modal yang tidak lebih dari Rp 1 juta,” ujar Sofyan.

Sementara itu, Arswendo mewakili PT Sido Muncul dan Muncul Mekar mengatakan kenapa cafe jamu ini diluncurkan Sido Muncul, karena pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk memperlakukan jamu sebagai warisan budaya.

“Jamu ini kan warisan budaya, maka kita sebagai warga Indonesia harus melestarikan budaya itu, mari kita perlakukan jamu seperti warisan budaya lainnya seperti kita memperlakukan candi, memperlakukan keris, batik dan lain-lain. Makanya PT Sido Muncul membuat inovasi supaya warga Indonesia tetap mencintai jamu dengan berbagai inovasinya,” ujar Arswendo.

Para distributor yang diundang dalam sosialisasi cafe jamu di Sentra Jamu Indonesia PT Sido Muncul dan Muncul Mekar.
Para distributor yang diundang dalam sosialisasi cafe jamu di Sentra Jamu Indonesia PT Sido Muncul dan Muncul Mekar.

Sementara itu Supari dari BRI menegaskan siap mengucurkan dana untuk permodalan mendirikan cafe jamu di seluruh Indonesia hingga ke pelosok pedesaan. Dan pihaknya menyatakan telah membentuk tim di lapangan untuk membantu para calon pengusaha cafe jamu Sido Muncul ini.

“Ini program bagus, sehingga kami sebagai Bank perlu masuk di dalamnya. Dalam hal ini, untuk mensukseskan program cafe jamu, kami akan mengucurkan Kridit Usaha Rakyat (KUR) Mikro yang jumlahnya mencapai Rp 25 juta,” ujar Supari.

Untuk memudahkan akses KUR tersebut lanjut Supari, pihaknya akan bekerja sama dengan BRI Link yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga masyarakat yang akan mendirikan cafe jamu bisa langsung ke BRI LINK hanya dengan menunjukkan bukti usaha dari kelurahan.

“Kemungkinan besar calon-calon pengusaha cafe jamu ini adalah nasabah BRI, baik itu nasabah KUR maupun nasabah BRI pada produk lainnya, sehingga ke depannya dalam menembus cafe jamu hingga ke pelosok pedesaan bisa sangat cepat dan mudah untuk dikembangkan,” ujar Supari. (BJ)

2 COMMENTS

  1. sy pak samsuri di cipinang jaktim, tahun 1986 sd 1990 pernah jualan jamu seduhan dan sangat laku krn menjadi polisi usaha itu diteruskan oleh saudara, namun pada tahun 2006 tutup. saat ini sy tinggal di cipinang jaktim, mejelang pensiun 8 tahun lagi saya akan kembali berjualan jamu seduhan tapi konsepnya cafe kebetulan sy punya tempat dipinggir jalan bekasi timur raya. saya ingin berkonsultasi dengan pihak sidomuncul , ini no hp saya 081290223811. dari kami Akbp Drs H samsuri MM Kbgmin STIK-PTIK Jakarta

    • Selamat pagi Bpk. Samsuri. Pertama-tama terima kasih untuk ketertarikan Bpk. Samsuri terhadap Cafe Jamu. Untuk paket dan informasinya sedang dalam proses dan sosialisasikan. Untuk keterangan lebih lanjut Bapak bisa menghubungi Jessica – (021) 53679902 atau klik suka pada halaman facebok kami di “Peluang Kerja Cafe Jamu Sido Muncul” dan “Sentra Jamu Indonesia” dikarenakan segala bentuk informasi akan kami post langsung di halaman social media kami. Terima kasih atas waktunya – Peluang Kerja Cafe Jamu Sido Muncul

Comments are closed.