Home Headline BPOM Sita 2,2 Kwintal Mie Berformalin

BPOM Sita 2,2 Kwintal Mie Berformalin

mie-formalinMagelang, 18/2 (Beritajateng.net) – Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah bersama polisi menyita 2,2 kwintal mie basah mengandung formalin pada penggerebekan di pabrik mie milik UP di Magersari, Kota Magelang, Rabu.

Pada penggerebekan tersebut pemilik pabrik mie tersebut tidak ada di tempat, hanya terlihat beberapa orang pekerja yang sedang membuat mie.

Petugas dari BPOM yang datang ke pabrik tersebut langsung mengambil sampel kemudian melakukan pengujian terhadap sampel mie basah. Berdasarkan pengujian dinyatakan bahwa mie hasil produksi pabrik tersebut positif mengandung formalin. Kemudian petugas membawa tujuh karung mie yang ada ke dalam mobil.

“Saat kami uji, mi tersebut warnanya menjadi ungu kebiruan. Berdasarkan analisa kami, mie ini sudah positif mengandung formalin. Kami juga mengamankan dua kantong serbuk formalin,” kata seorang penyidik BPOM, Prihandrio.

Ia mengatakan, penggrebekan mi berformalin ini dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Menurut dia, pihak BPOM telah mengintai dan menyelidiki pabrik pembuatan mie tersebut sejak akhir 2014.

“Pemilik pabrik mie berinisial UP. Kami masih mengembangkan lagi kasus ini. UP juga pernah mengalami kasus serupa beberapa tahun lalu,” katanya.

Ia menuturkan, mie yang mengandung formalin sangat berbahaya dan mengganggu kesehatan. Jika dikonsumsi terus menerus, akan merusak fungsi ginjal, lambung, dan usus. Melihat bahaya yang ditimbulkan, pemilik pabrik jika sudah ditetapkan tersangka akan dijerat pasal 136 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan, dengan ancaman hukuman lima tahun dan denda Rp14 miliar.(ant/bj02)