Home Lintas Jateng BPJS Rangkul Tenaga Kerja Formal-Nonformal

BPJS Rangkul Tenaga Kerja Formal-Nonformal

bpjs

Pekalongan, 11/4 (BeritaJateng.net) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Pekalongan, Jawa Tengah, akan menjaring para pekerja formal dan informal sebagai peserta program jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian, dan jaminan hari tua (JHT).

Kepala BPJS Pekalongan, Heri Purwanto di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa pada 2015, BPJS menargetkan sedikitnya memperoleh 115 ribu peserta pada program JKK, jaminan kematian, dan JHT.

“Adapun target peserta program itu, adalah pekerja formal dan informal. Kami akan menyasar pada peserta berasal pekerja tani, pedagang, dan nelayan agar bisa ikut pada program yang ditawarkan BPJS,” katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Pemasaran, Dolik mengatakan area BPJS Pekalongan meliputi empat wilayah, yaitu Kabupaten/Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Batang.

“Dengan memiliki area empat wilayah kerja, kami optimistis target kepesertaan warga ikut program BPJS ketenagakerjaan akan terlampui pada 2015,” katanya.

Menurut dia, premi yang diberikan oleh BPJS berdasar pada persentase, seperti jaminan kecelakaan kerja sebesar satu persen dari upah minimum kota (UMK) Rp1.290.000 dan program kematian sebesar 0,3 persen.

“Adapun manfaat biaya JKK di darat sebesar Rp750 ribu/ peserta, laut Rp1 juta, dan udara Rp2 juta sedang santunan kematian akan dihitung sebesar 60 persen kali 80 bulan gaji. Selain itu, kami juga akan memberikan pelayanan tambahan pada peserta yang mengalami kecelakaan kerja hingga sembuh,” katanya.

Ia mengatakan untuk memberikan pelayanan yang lebih sempurna pada peserta yang mengalami kecelakaan kerja, BPJS juga akan bekerjasama dengan balai latihan kerja (BLK) dan rumah sakit.

“Jika ada pekerja mengalami kecelakaan kerja hingga cacat tetap maka kami akan memberikan pelatihan pada peserta agar bisa bekerja lagi. Selain itu, kami akan memberikan biaya perawatan pada peserta hingga sembuh,” katanya. (ant/BJ)