Home Lintas Jateng BPBD Karanganyar Himbau Pemudik Waspadai Jalur Rawan Longsor

BPBD Karanganyar Himbau Pemudik Waspadai Jalur Rawan Longsor

Kalan tembus yang rawan longsor di Karanganyar.
Kalan tembus yang rawan longsor di Karanganyar.
Kalan tembus yang rawan longsor di Karanganyar.


Karanganyar, 4/7 (BeritaJateng.net) – Wilayah Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu alternatif jalur mudik menuju daerah Jawa Timur. Namun untuk melewati jalur mudik alternatif ini harus berhati-hati karena banyak tanjakan, kelokan dan turunan yang cukup tajam. Selain itu wilayah perbatasan ini juga masih minim penenerangan jalan. Karena berada di wilayah pegunungan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Jawa Tengah, Nugroho menjelaskan  pihaknya sudah melakukan antisipasi khusus untuk arus mudik ini sudah menyiapkan tim khusus monitoring jalur mudik yang rawan longsor mengingat wilayah jalur Tawangmangu dan Cemoro Sewu merupakan wilayah yang rawan longsor. 

“Kita buka posko didaerah rawan longsor seperti Tawangmangu dan Ngargoyoso. Semuannya sudah kita persiapkan. Wilayah yang rawan  longsor berada  Tawangmangu berada di jalan tembus Karanganyar – Magetan, tepatnya di desa Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar,” jelasnya di Karanganyar Sabtu (4/7/2015).

Bahkan jalur alternatif tersebut pernah di tutup beberapa waktu karena  tebing lereng Gunung Lawu tersebut longsor dan sebagian besar  menutupi ruas jalan.

Nugroho juga  menjelaskan  yang melintasi Gunung Lawu ini jalur yang sering di lewati pemudik. Karena mempersingkat waktu tempuh menuju Jawa Timur dibanding harus melewati jalur utama.

Selain itu mengingat medan yang harus ditempuh pemudik merupakan tanjakan yang cukup terjal, BPBD Karanganyar juga sudah menyiapkan 
tim khusus ‘pengganjal ban’ bagi  kendaraan pemudik yang tidak kuat melewati tanjakan.

“Nantinya  tim khusus pengganjal ban ini akan dibekali  kayu berbentuk khusus untuk mengganjal ban. Bekerja secara kelompok. Satu bertugaas mengganjal ban dan lainnya membantu mendorong juga mengatur jalur lalu lintas yag memang sempit untuk di lewati,” lanjutnya. 

Nugroho juga menjelaskan tim pengganjal bentukan BPBD Karanganyar ini gratis dan tidak di pungut biaya. Dimana nanti tim ini akan disebar di lokasi yang terdaoat anjakan cukup curam dijalur perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Semoga saja dengan adanya  tim ganjal ban bisa mengurangi kecelakaan akibat mobil yang tidak kuat melewati tanjakan,” pungkasnya. (BJ24)