Home DPRD Kota Semarang Boyongan ke Pasar Klithikan Barito Baru Bakal Ditandai Penyerahan Kunci Kios PKL

Boyongan ke Pasar Klithikan Barito Baru Bakal Ditandai Penyerahan Kunci Kios PKL

PKL Barito akan segera direlokasi ke pasar klitikan.
           Semarang, 1/2 (BeritaJateng.net) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Jumat pagi (1/2) dipastikan secara simbolis menyerahkan kunci kepada Pedagang Kreatif lapangan (PKL) Rejosari yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan boyongan para PKL dari kawasan Barito ke Pasar Klithikan Barito Baru di Pasar Klithikan Penggaron Pedurungan.
         Kepastian walikota menandai para PKL Rejosari boyongan ke Pasar Klithikan Barito Baru di Pasar Klithikan Penggaron, setelah para PKL Rejosari kemarin melaksanakan syukuran bersama Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto dan jajaran pejabat Muspika, lurah di Kecamatan Semarang Timur.
          Fajar Purwoto memastikan  para PKL Rejosari yang mengawali pindah ke Pasar Klithikan Barito Baru Penggaron secara bersama-sama naik angkutan mobil dan kendaraan yang dikemas dalam acara karnaval.
          “Para PKL Rejosari telah mengawali rencana pindah ke Pasar Klithikan Barito Baru di Pasar Klithikan Penggaron dengan melakukan syukuran, sehingga kini, mereka tinggal melaksanakan boyongan ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron, Jumat pagi ini,” kata Fajar Purwoto.
          Sementara itu, Kamis lokasi Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron sudah ditandai dengan pemasangan umbul-umbul yang dipasang pada kanan dan kiri sepanjang pintu masuk ke lokasi Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron.
          Muali (40) salah satu PKL Rejosari bersama rekannya, sudah nyicil perangkat meja yang dibawa dari Rejosari ke kios Pasar Klithikan Barito Baru Penggaron.  Ia mengaku, nyicil membawa barang-barang untuk mengisi kios.
          “Saya menilai bahwa bangunan Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron ini sangat megah. Tetapi, sayangnya, luas kios-kiosnya kecil dengan ukuran 3 X 3 meter. Sebab, untuk ukuran PKL Barito barang-barang dagangannya cukup banyak dan butuh tempat yang luas,” ucapnya.
          Menurutnya, deadline para PKL Rejosari khususnya, pindah ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron ini, adalah minggu ketiga bulan Februari, sehingga masih ada banyak waktu untuk para PKL pindah ke Penggaron.
          Tetapi secara simbolis Jumat, para PKL sudah boyongan setelah walikota memberikan kunci kepada para PKL yang diteruskan para PKL dengan karnaval naik angkutan dan kendaraan pindah ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron.
          “Saya menilai bahwa prospek jangka panjang Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron ini sangat bagus, sehingga semakin cepat para PKL berkumpul di Penggaron semakin cepat semakin baik dan tentunya akan menjadi jujugan masyarakat atau pelanggan,” ucapnya.
           Sementara Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Slamet Riyanto berharap agar semuanya bisa berjalan lancar dan para PKL semua dapat tempat. Pemkot agar menyediakan sarana dan prasarana serta fasilitas yang dibutuhkan para PKL untuk menyempurnakan bangunan Pasar Klthikan yang masih kurang.
            “Pemkot juga perlu membantu armada untuk kelancaram boyongan para PKL di kawasan Barito ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron,” tegas Agus Slamet Riyanto. (El)