Home Hukum dan Kriminal Bom Bunuh Diri di Gereja Santo Yosep, Pelaku Ingin Serang Pastor dan Umat...

Bom Bunuh Diri di Gereja Santo Yosep, Pelaku Ingin Serang Pastor dan Umat Gereja

Pelaku bom bunuh diri berhasil diamankan polisi.

Medan, 28/8 (BeritaJateng.net) – Percobaan bom bunuh diri kembali terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep jalan dr. Mansur Medan, Minggu (28/8) pagi.

Pelaku yang diketahui bernama Ivan Armadi Hasugihan tiba-tiba menyerang pastor Albert S. Pandingan yang tengah berkhotbah. Pastor Albert S. Pandingan yang tengah berada di depan mimbar tiba-tiba dikejar pelaku yang menggendong bom rakitan. Bom rakitan berdaya ledak rendah berbungkus pipa warna kuning itu memercikkan api.

Sontak pastor dan umat gereja yang khusyuk berdoa langsung berhamburan. Namun nahas, bom berdaya ledak rendah itu meledak dan mengenai pelaku yang terus berlari mengejar pastor.

Bom rakitan yang digunakan untuk bom bunuh diri
Bom rakitan yang digunakan untuk bom bunuh diri

Tak ada korban dalam kejadian tersebut, hanya pelaku saja yang mengalami luka ringan di bagian lengan kiri dan wajah karena percikan bom berdaya ledak rendah.

Usai kejadian, personil dari Den Gegana Team jibom langsung melakukan sterilisasi di Gereja tersebut.

Selain bom rakitan, dalam tas ransel pelaku juga ditemukan bom yang belum meledak, pisau, kampak dan benda tajam lainnya. Dalam dompet pelaku KTP dan simbol keagamaan, hasil cek ke disdukcapil menyatakan bahwa KTP tersebut palsu.

Menurut keterangan pelaku, pelaku tidak sendiri dan bom rakitan tersebut sengaja dirakit di jalan Brigjen Katamso No. 25 C Medan dan diswmbunyikan di jalan SM Raja Ujung Area Makam Pahlawan. (BJ)

Advertisements