Home News Update Bocorkan Hasil Penjaringan Kandidat Melanggar Aturan

Bocorkan Hasil Penjaringan Kandidat Melanggar Aturan

PPP

Solo, 19/1 (BeritaJateng.net) – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyatakan, oknum yang membocorkan daftar nama hasil penjaringan bakal calon Ketua DPC PDI Perjuangan setempat tidak memiliki etika dan sudah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Ya untuk penjaringan Balon Ketum DPC PDI Perjuangan ada 13 orang yang terjaring masuk dalam bursa pengurus DPC dan kalau ini sampai bocor yang pasti ada salah satu oknum yang membocorkan,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Solo, Senin.

FX Hadi Rudyatmo yang akrab dipanggil Rudy mengatakan, surat yang sifatnya rahasia itu hasil rapat di internal pengurus DPC. Bahkan saat memimpin rapat, dirinya meminta kepada pengurus untuk tidak membocorkan isi dari surat tersebut.

“Ya kader yang membocorkan itu tidak memiliki etika dalam politik. Sudah saya sampaikan ke semua pengurus jika isi rapat jangan dibocorkan ke kader maupun pihak luar. Tapi pas di Jakarta saya dikabari kalau sudah bocor. Pembocor surat itu tidak dewasa di perpolitikan dan melanggar AD/ART,” katanya.

Ia mengatakan, kader yang loyal harusnya mampu menjaga rahasia partai, apa yang terjadi di internal partainya itu sudah membuat DPC PDI Perjuangan malu.

Meski Rudy belum mengetahui siapa yang menyebarkannya, namun dirinya bisa memastikan kalau oknum yang dimaksud adalah satu dari 13 pengurus DPC. “Ya yang hanya tahu daftar nama itu adalah pengurus. Kalau memang bocor, berarti orang itu adalah satu dari 13 pengurus,” katanya.

Disinggung mengenai kemungkinan oknum itu masuk nama yang akan diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Rudy menjawab dengan diplomatis. Hanya saja, dirinya menyebutkan orang itu tidak memiliki kedewasaan dalam berpolitik.

Rudy yang sudah menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta selama tiga periode menjelaskan, dukungan dari ranting tidak mempengaruhi hasil “fit and proper test” DPP. “Semuanya lewat tes. Jadi, belum tentu yang mendapat dukungan 51 ranting itu menduduki kursi ketua DPC,” katanya.

Lantaran sudah melanggar AD/ ART, Rudy mengatakan hanya akan melaporkan masalah itu ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah. “Kami hanya akan melaporkan saja. Jika nanti ada bukti yang menunjukkan bahwa oknum itu bersalah, ya yang menjatuhkan sanksi adalah DPP,” katanya.

Disingung mengenai pencalonannya sebagai Balon Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Rudy enggan berkomentar banyak mengenai masalah pencalonan dirinya tersebut. “Ya biar saya fokus di bawah (DPC) saja. DPD biar Pak Heru Sudjatmoko yang lebih berpengalaman,” katanya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Teguh Prakosa mengatakan, mengajukan dua nama Balon Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Dua nama itu yakni Heru Sudjatmoko (Wakil Gubernur Jawa Tengah dan Rudy (Wali Kota Surakarta).

“Ya kami mengambil syarat minimal dengan mengirimkan dua nama yakni Pak Heru dan Pak Rudy,” katanya. (Ant/BJ)

Advertisements