Home Headline BNNP Jateng Ungkap Narkoba Jenis Baru Asal China dan Polandia

BNNP Jateng Ungkap Narkoba Jenis Baru Asal China dan Polandia

BNNP Jateng Ungkap Narkoba Jenis Baru Asal China dan Polandia
          Semarang, 25/1 (BeritaJateng.net) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah menemukan adanya peredaran narkoba jenis baru yang mulai masuk ke Indonesia.
           Paket Narkoba jenis baru dikirim dari Polandia dan Cina melalui jasa ekspedisi, barang haram tersebut ditujukan ke dua alamat fiktif berbeda. Kedua alamat yang dituju juga berada di Kota Semarang lengkap dengan nama orang yang dituju.
           “Paket yang dari Polandia ditujukan kepada Kristianto dengan alamat Jalan Pancakarya Semarang kalau yang dari Cina kepada Antoni Noor yang beralamat di Jalan Sendangguwo Semarang Timur. Namun saat petugas kami menelusuri ternyata tidak ditemukan,” ungkap Kepala BNNP Jateng, Tri Agus Heru Prasetyo saat pemusnahan barang bukti tersebut, Kamis (25/1).
           Paket narkoba dengan nama New Psychoactive Substances (NPS), yang efeknya dinilai lebih ringan jika dibandingkan dengan sabu.
           Tri Agus mengatakan, paket dari Polandia terdiri dari 1 bungkus berisi 2 paket serbuk kristal dengan berat 26 gram. Sementara yang dari Cina yakni 1 bungkus dengan 4 paket bubuk warna putih, 1 paket bubuk warna kuning, 1 paket butiran kristal bening dengan total berat 17 gram.
            “Kalau NPS ini efeknya memang lebih slow dari sabu, baik dari efek halusinasi maupun waktu merasakan efeknya,” ujarnya.
             Sementara itu, Tri Agus mengatakan sebenarnya di dunia ini ada sekitar 800 jenis narkoba. Sementara yang sudah masuk ke Indonesia sendiri ada sekitar 64 jenis narkoba.
           Wujud dari NPS sendiri berupa serbuk menyerupai sabu. Barang itu ditemukan oleh petugas Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang dan sudah sekitar satu bulan lalu. Lantaran tidak  kunjung diambil oleh pemiliknya Kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Emas Menyerahkan ke BNNP Jawa Tengah untuk dimusnahkan.
           “Barang tersebut sudah satu bulan di Kantor bea cukai Pelabuhan Tanjung Emas, sejak masuk di pos pasar baru sudah dilakukan pengecekan kemudian kita tunggu di Semarang, karena tidak ada yang ambil kita koordinasikan dengan BNNP Jawa Tengah, kita coba telusuri ternyata alamatnya palsu,” ungkap Gatot Sugeng Wibowo Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa tengah saat gelar pemusnahan barang bukti di Kantor BNNP Jawa Tengah, Kamis (25/1).
           Karena tidak ada kejelasan, petugas pun mulai curiga dan kemudian membuka paket tersebut. Tak disangka dua paket yang berasal dari dua negara berbeda tersebut berisi narkoba yang sejenis.
             Kini barang tersebut telah dimusnahkan oleh petugas BNNP Jawa tengah di kantor BNNP Jateng, Jalan Madukara, Semarang. (Nh/El)