Home Lintas Jateng Bidan di Magelang Ikuti Lomba Lagu Cuci Tangan

Bidan di Magelang Ikuti Lomba Lagu Cuci Tangan

image

Magelang, 20/3 (Beritajateng.net) – Para bidan di Kabupaten Magelang,Jawa Tengah, mengikuti lomba gerak dan lagu tujuh langkah mencuci tangan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-31 Kota Mungkid yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Magelang.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kabupaten Magelang, Kuswati, di Magelang, Jumat, mengatakan lomba ini diikuti enam ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang mewakili 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.

Pada lomba tersebut setiap kelompok terdiri atas sembilan orang, mereka berdandan mengenakan kostum warna-warni dengan tarian energik mengikuti irama lagu yang telah disiapkan masing-masing kelompok.

Kuswati mengatakan selain lomba gerak dan lagu tujuh langkah mencuci tangan, juga diselenggarakan lomba kompetensi 58 langkah persalinan normal dan penanganan pendarahan dalam persalinan.

“Bidan itu kewenangannya pada persalinan normal. Persentasenya cukup besar, sekitar 90 persen akan melahirkan dengan normal. Standar pertolongan persalinan ini juga kami lombakan,” katanya.

Ia menuturkan selain meramaikan Hari Jadi Kota Mungkid, lomba ini juga dalam rangkaian menjelang Muscab IBI Kabupaten Magelang.

“Selain lomba kami juga akan menyelemnggarakan seminar tentang kebidanan pada awal April mendatang dengan tema kompetensi bidan dan kepribadian dengan pembicara dari Yogyakarta dan lokal,” katanya.

Ia mengatakan pada Kamis (19/3) IBI Kabupaten Magelang juga menerima kunjungan akademi kebidanan dari Makassar dan juga menerima tamu untuk studi banding dari IBI Yogyakarta.

Ia menuturkan selama ini setiap tahun ada 100 hingga 200 mahasiswa akademi kebidanan praktik kerja di di bidan mandiri di Kabupaten Magelang yang jumlahnya mencapai 169 bidan.

“Mereka yang melakukan praktik tersebut, antara lain mahasiswa kebidanan dari Makassar, Magelang, Yogyakarta, dan Purworejo,” katanya.

Ia mengatakan pengelolaan mahasiswa praktik di bidan mandiri tersebut lewat satu pintu, yakni IBI cabang “Jadi semua kerja sama ada di cabang IBI, kalau daerah lain kebanyakan masih urusan masing-masing person, di sini manajemennya satu pintu lewat IBI dan hal inilah yang akan ditiru Yogyakarta saat studi banding kemarin,” katanya.(ant/BJ)