Home Lintas Jateng BI Ajari Babinsa Kenali Uang Palsu

BI Ajari Babinsa Kenali Uang Palsu

image

Purwokerto, 24/6 (BeritaJateng.net) – Untuk mengantisipasi peredaran uang palsu menjelang lebaran ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Rabu (24/6) menggelar sosialisasi uang palsu dan uang asli di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0701 Banyumas. Sosialisasi ini dilakukan kepada ratusan anggota bintara pembina desa (Babinsa) yang sering berinteraksi langsung dengan masyarakat.
           
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Rahmat Hernowo mengatakan, pihaknya berinisiatif menggandeng babinsa dalam mencegah peredaran uang palsu di masyarakat. Mengingat, babinsa merupakan aparatur paling depan di masyarakat. Sehingga diharapkan  anggota babinsa bisa mensosialisasikan kepada masyarakat.
           
“Anggota babinsa perlu mengetahui secara benar tentang ciri-ciri uang palsu dan asli, sehingga bisa mendeteksi dengan cepat jika ditemukan uang palsu di masyarakat,” katanya.
           
Sebelumnya sosialisasi serupa juga dilakukan BI Purwokerto di Kodim Cilacap. Dengan menggandeng seluruh babinsa yang ada di masing-masing kabupaten, diharapkan peredaran uang palsu bisa diminimalisir.
           
Sementara itu, Komandan Kodim 0701 Banyumas, Letkol Inf Erwin Eka Gita Yuwana menyatakan menyambut baik upaya sosialisasi yang dilakukan BI Purwokerto kepada jajarannya. Menurutnya, pemahaman anggota babinsa terhadap uang palsu akan sangat efektif, mengingat babinsa menjangkau masyarakat sampai ke pelosok desa.
           
“Peredaran uang palsu jelas meresahkan dan bersama babinsa, antisipasi peredaran uang palsu akan bisa dimaksimalkan,” katanya.

Dalam sosialisasi keaslian uang, BI juga mengenalkan alat pengaman yang terdapat dalam uang seperti micro text, optical variable inc, watermark dan lainnya untuk mengenali keaslian uang. Sehingga dalam mengenali keaslian uang tidak hanya menggunakan cara 3D, dilihat, diraba dan diterawang.

Selain itu juga dilakukan simulasi mengenali uang dengan bantuan sinar UV, loop dan dengan cara mengarsir uang menggunakan kertas tembus dan pensil. Para anggota babinsa terlihat antusias megikuti simulasi pengenalan keaslian uang. (BJ33)