Home Ekbis Beri Kemudahan Transaksi, Gojek Dukung Wisata Kota Lama 

Beri Kemudahan Transaksi, Gojek Dukung Wisata Kota Lama 

27
Beri Kemudahan Transaksi, Gojek Dukung Wisata Kota Lama 

Semarang, 15/9 (BeritaJateng.net) – Super-app karya anak bangsa terkemuka di Asia Tenggara, perkuat posisi Semarang sebagai smart city dengan solusi layanan publik berbasis digital. Bersamaan dengan pembukaan Festival Kota Lama Semarang di Marabunta, Kota Lama, Gojek memperkenalkan kemudahan transaksi non-tunai dengan GoPay untuk pemberian apresiasi kepada musisi jalanan serta transportasi untuk mendukung pariwisata di Semarang serta transaksi di 37 Puskesmas di Semarang.

Peluncuran layanan dihadiri oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Mochamad Abdul Hakam, Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, VP Region Gojek Jateng DI Yogyakarta, Delly Nugraha.

“Kami berikan apresiasi kepada Gojek dan GoPay atas kemitraan yang terjalin untuk menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Semarang sekaligus menaikkan kelas Puskesmas yang selama ini hanya dipandang sebelah mata. Kemitraan ini mendukung inovasi yang dicanangkan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang yang dinamai 5G: Gratis, Gesit, Gak Antri, Gak Ribet, Go Cashless,” ujar Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Hendi sapaan akrab Walikota Semarang memberikan apresiasinya kepada Gojek atas kemudahan transaksi non-tunai di ikon wisata Semarang. “Gojek telah membantu meningkatkan kunjungan dan daya tarik wisata salah satunya di Festival Kota Lama dengan kemudahan transaksi non tunai di wisata kuliner serta akses transportasi,” kata Hendi.

“Festival Kota Lama Semarang merupakan festival kebanggaan warga Semarang. Acara ini menjadi momen bagi Gojek untuk menghadirkan dukungan lengkap memperkuat posisi Semarang sebagai smart city dengan kemudahan akses transportasi dari dan ke Festival Kota Lama guna mengurangi kepadatan parkir dan lalu lintas, hiburan musisi jalanan binaan Gojek yang telah terhubung dengan kode QR GoPay, transaksi non-tunai di gerai kuliner nusantara serta menyampaikan solusi transaksi non-tunai terbaru di 37 puskesmas Semarang sebagai bagian dari program PUSKESMAS 5G Pemerintah Kota Semarang. Sebuah kehormatan bagi Gojek telah menjadi bagian dari ekosistem smart city Semarang,” papar Delly Nugraha VP Region Gojek Jateng DIY.

Platform teknologi lengkap Gojek telah memberikan kemudahan bagi akses transportasi, mempermudah masyarakat lewat transaksi non-tunai di berbagai bidang diantaranya layanan publik dan ikon wisata Semarang, menghubungan ke ribuan UMKM kuliner khas Semarang dan yang terbaru transaksi non-tunai layanan kesehatan 37 Puskesmas di Semarang serta pemberian apresiasi seni 100 musisi jalanan Semarang dengan pembayaran non-tunai GoPay.

Selama Festival Kota Lama (FKL) yang berlangsung sejak 12 hingga 22 September 2019, Gojek memberikan diskon sebesar Rp 10.000 bagi pengguna baru dan Rp 5.000 bagi pengguna lama layanan GoCar dan GoRide. Tak hanya itu, Bus Trans Semarang juga bisa menjadi pilihan karena warga Semarang mendapatkan diskon 50% jika melakukan pembayaran tiket dengan GoPay. Para penikmat kuliner akan mendapatkan cash back 30% saat bertransaksi menggunakan GoPay di area kuliner nusantara Pasar Sentiling, bahkan gratis pijat dari Mitra GoMassage dan layanan menicure pedicure dari Mitra GoGlam di booth Gojek yang berlokasi di wisata kuliner nusantara Pasar Sentiling.

GoCashless dengan GoPay di 37 Kecamatan
Dalam memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat terhadap kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Semarang menghadirkan inovasi baru Puskesmas “5 G” berkaitan dengan pelayanan di Puskesmas. 5G meliputi Gratis, Gesit, Gak Antri, Gak Ribet, Go Cashless. Salah satu inovasi 5G ini didukung oleh platform transaksi non tunai GoPay.

Apresiasi Seni Via GoPay Untuk Musisi Jalanan Semarang

Semarang Smart City pun dapat terwujud hingga mengapresiasi musisi jalanan Semarang. GoPay menggandeng Institut Musik Jalanan (IMJ) dengan membagikan kode QR kepada 100 musisi jalanan di Semarang sehingga warga Semarang dapat mengapresiasi musisi jalanan secara non-tunai.  Tidak hanya digitalisasi apresiasi ke musisi jalanan, dua musisi jalanan binaan IMJ juga akan tampil di Festival Kota Lama. Mereka adalah Difa Band – musisi yang beranggotakan para difabel serta Toean Besar Band. Penampilan mereka dapat disaksikan pada 13 September 2019 mulai pukul 18.00 hingga 20.00.

IMJ sendiri merupakan komunitas musisi jalanan yang diinisiasi oleh aktivis sosial Andi Malewa sejak 2014. Dengan bergabung di IMJ, sejumlah musisi jalanan mendapatkan kesempatan bimbingan langsung dari musisi tanah air sekaligus dosen tetap IMJ, yakni Ridho Hafiedz (SLANK) dan Glenn Fredly. Sejak bekerja sama dengan GoPay pada Juni 2019 di Jabodetabek, rata-rata musisi jalanan mengakui penghasilannya meningkat hingga 300%. Tidak hanya mempermudah dalam pencatatan keuangan, para musisi jalanan juga berkesempatan memperluas akses ke ruang berkarya dengan memanfaatkan ekosistem Gojek, seperti memanfaatkan panggung yang terdapat di rekan-rekan usaha GoPay. Selain sebagai ruang ekspresi, panggung tambahan tersebut diharapkan juga membantu meningkatkan penghasilan para musisi jalanan di bawah asuhan IMJ. (El)