Home Lintas Jateng Beras Raskin Tidak Layak untuk Dikonsumsi

Beras Raskin Tidak Layak untuk Dikonsumsi

raskin

Jepara, 6/2 (BeritaJateng.net) –  Bantuan beras untuk rakyat miskin atau biasa disebut raskin, dikeluhkan warga Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, karena kondisinya yang tak layak konsumsi. Dari karung beras yang telah menumpuk di balai Desa Plajan, kondisi beras berbau apek, butiran beras hancur dan berwarna kusam.

Panitia Satuan Kerja Beras Miskin, (Satker raskin)Desa Plajan, Hadi Patmo menyatakan, beras miskin tersebut terlihat seperti campuran beras lama dengan beras baru. Dari beras yang telah dicampur, sebagian besar merupakan beras lama yang telah rusak.

“Dilihat dari fisik beras jelas ini beras campuran antara beras lama dengan beras baru. Hanya saja beras lama terlalu banyak dibanding beras baru,” ujar Hadi.

Hadi berharap, meski harga raskin sangat murah, beras yang disalurkan kepada rakyat miskin semestinya layak untuk dikonsumsi.

“Selain berbau apek, butiran beras telah hancur, banyak kotoran yang tercampur hingga menimbulkan warna kusam. Kalau bisa beras seperti ini diganti dengan beras yang layak dikonsumsi oleh masyarakat,” tambah Hadi.

Diakui Hadi, pengiriman raskin dengan kwalitas buruk di Desa Plajan bukan terjadi pada tahun ini saja.

Tahun sebelumnya raskin yang diterima warga memiliki kwalitas serupa. Hanya saja Hadi dan perangkat desa lain tak tahu kemana akan mengadu keluhan tersebut.

“Kwalitas raskin tahun 2015 ini sama dengan kondisi tahun 2014 lalu. Berbau apek, hancur, kotor dan kusam,” pungkas Hadi.

Seperti yang terdata di balai Desa Plajan, tahun 2015 memperoleh beras miskin sebanyak 404 karung atau 6,06 Ton, yang akan dibagikan kepada 842 kepala keluarga kurang mampu. (BJ18)

 

Advertisements