Home Headline Bengawan Solo Meluap, Warga Mulai Mengungsi

Bengawan Solo Meluap, Warga Mulai Mengungsi

image
Ilustrasi

Karanganyar,20/2 (Beritajateng.net) – Hujan deras mengguyur wilayah Solo dan sekitarnya sejak siang hingga dini hari tadi malam. Akibatnya, sungai  Bengawan Solo meluap dan menggenangi menggenangi sejumlah kawasan padat penduduk di Dusun Banaran, Desa Ngringo Kecamatan Jaten, Jumat (20/2/2015) dinihari.

Informasi yang diperoleh dini hari tadi, ketinggian air di sekitar Daleman Jaten mencapai lebih dari satu meter. Karena takut ketinggiannya akan terus bertambah maka sebagian warga lebih memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. 

Lokasi pemukiman warga di  dukuh Daleman dan Jomboran berada dekat dengan bantaran sungai Bengawan Solo.  Bahkan ada rumah warga yang berjarak  hanya sekitar k 3 meter dari bibir sungai. Tak heran bila hujan deras terus menggutur dua lokasi tersebut menjadi lokasi langganan banjir. 

Kepala dusun Banaran, desa Ngringo Kecamatan Jaten, Guntoro menyebutkan ada sekitar 48 kepala keluarga (KK) 171 jiwa warga Dukuh Daleman RW 6 dan 12 KK 25 jiwa Dukuh Jomboran RT 1 RW 7, Dusun Banaran mengungsi ke lokasi yang lebih aman. 

“Mereka mengungsi di tenda darurat yang telah didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar,” jelasnya kepadaberitajateng.net, Jumat (20/2/2015).

Guntoro menjelaskan, ketinggian air mulai naik dan menggenangi pemukiman warga sejak Kamis (19/2/2015) sekitar pukul  20.30 WIB.
Semakin malam ketinggiannya makin naik dan air di bibit sungai sudah meluap. 

Terlebih lagi ada informasi yang menyebut ketinggian air di pos pemantauan Jurug sudah mencapai 9,8. Bahkan ini merupakan kali kedua sepanjang bulan Februari warga mengungsi karena rumahnya terendam banjir. 

Sementara itu di wilayah Solo, warga di Kelurahan Pucangsawit di RT 01RW 09 juga terendam air, 7 KK mengungsi. Di RT 02 RW 0 9, 40 KK, RT 02 RW 11, 15 KK dan RT 04, 8 KK. Kelurahan Kampung Sewu RT 03 RW 02, 54 KK. RT 01 RW 02 jumlah pengungsi 14 KK. Ketinggian air wilayah tersebut mencapai paha orang dewasa. (BJ24)