Home Lintas Jateng Bencana di Banyumas, 1 Meninggal, 12 Rumah Hanyut, Puluhan Rusak Berat

Bencana di Banyumas, 1 Meninggal, 12 Rumah Hanyut, Puluhan Rusak Berat

Banyumas, 19/6 (BeritaJateng.net) – Banjir yang mengepung wilayah Jateng selatan menyebabkan 12 rumah di Kabupaten Banyumas hanyut dan puluhan rusak berat. Satu korban meninggal dunia akibat terseret arus banjir, yaitu Sumini (52), warga Rt 07 Rw 03, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Prasetyo, Minggu (19/6) mengatakan, banjir terjadi pada dua kecamatan, yaitu Kecamatan Tambak dan Sumpiuh. Ada 6 rumah di Desa Kamulyan, Kecamatan Tambak yang hanyut dan 2 rumah di Desa Buniayu, serta 4 rumah di Desa Purwodadi, Kecamatan Sumpiuh.

ʺUntuk korban meninggal terseret banjir, Sabtu (18/6) malam, Ibu Sumini warga Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, sudah ditemukan tadi (red kemarin) pukul 11.00 WIB dan korban langsung dimakamkan pukul 13.00 WIB,ʺ katanya.

Dari data BPBD, banjir di Kecamatan Tambak menyebabkan ratusan rumah di Desa Kamulyan, Buniayu, Watuagung dan Prembun terendam. Selain itu, longsor juga melanda Desa Watuagung yang menyebabkan akses jalan antara Grumbul Lowotan dan Grumbul Siwarak tertutup.

ʺDi Desa Buniayu ini ada 2 rumah hanyut dan semalam ada 125 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terendam, tetapi pagi ini sudah surut. Sedang di Desa Prembun, 2 rumah mengalami rusak sedang. Untuk akses jalan antar grumbul yang tertutup longsoran, sudah mulai dibersihkan oleh warga bersama dengan para relawan, TNI dan Polri,ʺ kata Prasetyo.

Sementara di Kecamatan Sumpiuh, banjir merendam ratusan rumah di Desa Kemiri, Selandaka, Purwodadi, Karanggedang serta Bogangin. Di Desa Purwodadi, 4 rumah hanyut dan 2 rumah rusak berat, Desa Kemiri satu rumah rusak berat, 2 rumah rusak sedang dan di Desa Selandaka ada 7 rumah yang rusak berat. Selain itu, tiga jembatan hanyut terbawa air bah Sungai Pagedong. Yaitu Jembatan Kedung Kancil sepanjang 15 meter, kemudian Jembatan Tua Lancing sepanjang 15 meter dan Jembatan Gotong-Royong sepanjang 20 meter. (BJ33)