Home Headline BEM UNS Dirikan Posko Penjemputan Jokowi

BEM UNS Dirikan Posko Penjemputan Jokowi

image

Solo,22/4 (Beritajateng.net) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universita Sebelas Maret (UNS) Solo menilai jika selama enam bulan masa pemerintahan Jokowi-JK belum bisa menyelesaikan persoalan yang ada selama masa kepemimpinannya. 

Kenyataan yang terjadi justru selama menjabat Presiden Jokowi melakukan kebijakan yang dirasa merugikan masyarakat salah satunya  dengan pencabutan subsidi BBM, yang berimbas pada naiknya bahan kebutuhan pokok masyarakat, naiknya transportasi bahkan rupiah juga ikut terpuruk pada level Rp. 13 ribu.

Gilang Garendi, Menko Eskternal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS mengaku jika mahasiwa mendirikan ‘Posko Relawan Mahasiswa Menjemput Jokowi Pulang Bapak Jokowi’ yang mulai di buka resmi hari ini, Rabu (22/4/2015).

Gilang menyebutkan alasan pendirian
‘Posko Relawan Mahasiswa Menjemput Jokowi Pulang Bapak Jokowi’ ini agar mahasiswa bisa berdialog dengan Jokowi terkait masalah yang timbul. Selain itu  Jokowi dinilai tidak bisa memperbaiki masalah yang muncul selama ini. 

“Seperti masalah KPK-POLRI, subsidi yang dicabut, rupiah yang melemah,” terang Gilang di sela-sela aksinya, Selasa (22/4/2015). 

Gilang menjelaskan targetnya pada pertengahan bulan Mei ini, relawan yang tergabung dalam ‘Posko Relawan Mahasiswa Menjemput Jokowi Pulang Bapak Jokowi’ sudah mencapai sekitar 1000 mahasiswa dengan 20 bus yang nantinya akan berangkat ke Jakarta dan menjemput Pak Jokowi pulang.

“Pembentukan ‘Posko Relawan Mahasiswa Menjemput Jokowi Pulang Bapak Jokowi’ baru hari ini di buka. Targetnya sampai pertenganan Mei ada 1000 mahasiwa  yang jadi relawan, sekaligus nanti kita galang dana untuk keberangkat ke sana (Jakarta),” pungkas Gilang. (BJ24)