Home Ekbis Beberapa Perusahaan Jateng Terkena Dampak Ekonomi Lemah

Beberapa Perusahaan Jateng Terkena Dampak Ekonomi Lemah

Frans Kongi
Frans Kongi
Frans Kongi

Semarang, 4/8 (BeritaJateng.net) – Akibat melemahnya ekonomi hampir dirasakan penjuru Indonesia, beberapa perusahaan di Jawa Tengah terkena dampaknya.

Frans Kongi, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Tengah mengungkapkan jumlah industri di Jawa Tengah memang tidak sebanyak di Jawa Barat.

Meskipun tidak hafal secara tematis jumlah industri di Jawa Tengah, namun Frans mengungkapkan selama semester pertama terdapat 40 sampai 50 perusahaan yang berhenti produksi.

“Sebagian besar industri tekstil, kemudian kaca, sepatu, plastik juga baja yang terasa dampaknya,” ucapnya.

Frans Kongi mengatakan situasi tersebut dipicu beragam faktor mulai pelemahan rupiah, kenaikan tarif impor,  pajak penghasilan, serta kebijakan pemerintah.

Sehingga, dia berharap pemerintah agar bisa memperhatikan perkembangan industri dalam negeri dengan tidak menaikan tarif dasar listrik yang membebani perusahaan. Selain itu, pihaknya meminta keloggaran pemberian kredit untuk industri-industri.

Frans menambahkan agar pemerintah bisa memberikan bantuan, misal memberikan kemudahan perizinan, pembebasan pajak untuk industri yang berkembang, selain itu dari sisi perbankan juga memberikan kredit dengan bunga yang rendah atau kecil.

“Dana memang menjadi hambatan bagi pengusaha untuk mengembangkan produknya, pemerintah bisa mengusahakan mengambil pinjaman dari luar negeri untuk pengusaha, karena  Industri tidak bisa berkembang tanpa dukungan pemerintah,” jelasnya. 

Dan ia berharap situasi ekonomi saat ini tidak terus berlarut-larut. Dia pun ingin akhir tahun ini seluruh industri di Jawa Tengah bisa menggeliat.(BJ06)