Home Headline Bebas dari Sanderaan Abu Sayyaf, Keluarga Gelar Syukuran

Bebas dari Sanderaan Abu Sayyaf, Keluarga Gelar Syukuran

Bayu langsung mandi di sungai untuk membuang kesialan setibanya di rumah.

KLATEN, 3/5 (BeritaJateng.net) – Isak tangis haru mewarnai kedatangan Bayu Oktaviyanto warga Dukuh Miliran RT 01 RW 03 Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang baru saja bebas dari penyanderaan kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

Sujud syukur langsung dipanjatkan keluarga Sutomo terkait bebasnya
Bayu Oktaviyanto merupakan satu dari sepuluh Anak Buah Kapal Brahma 12 yang disandera kelompok Abu Sayyaf hampir sebulan lamanya.

Sesaat sebelum kepulangan Bayu, kesibukan nampak di kediaman orang tua Bayu yang menyiapkan tumpeng sega bali’ untuk acara syukuran kepulangan Bayu ke rumah dalam keadaan sehat tak kurang suatu apaun juga.

Tepat pukul 10.45 WIB, rombongan Bayu yang dikawal petugas Kepolisian melalui jalan belakang rumahnya dan langsung menuju sungai kecil di belakang rumah untuk menceburkan diri ke sungai sebagai bentuk membuang sial.

Bayu yang tiba dengan mengenakan kaos berwarna biru langsung disambut tangis haru sanak famili. Setelah menyalami kerabat yang menyambutnya Bayu langsung menceburkan diri ke sungai.

Usai menceburkan diri ke sungai Bayu diarak segenap keluarga pulang kerumah. Saat tiba di halaman depan rumah Bayu dan Sutomo langsung melakukan sujud syukur di depan rumah.

Sementara itu Bayu mengucapkan terima kasih atas semua dukungan yang diberikan baik pada dirinya maupun keluarganya. Bayu juga merasa bersyukur bisa bebas dan pulang ke rumah dalam keadaan selamat.

“Alhamdulliah, akhirnya bisa bebas, dan bisa pulang kembali ke rumah dan bertemu keluarga,” ucap Bayu di Klaten Jawa Tengah, Selasa (3/5/2016).

Selanjutnya Bayu masuk dalam rumah untuk melepas kangen dengan pihak keluarga. Dan selanjutnya akan ada upacara selamatan sederhana dengan melakukan potong tumpeng. (Bj24)