Home Headline Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu 538 Gram Melalui Pembalut Wanita  

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu 538 Gram Melalui Pembalut Wanita  

Petugas Bea Cukai Jateng DIY dan Polda Jawa Tengah berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba  jenis sabu jaringan internasional melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Sabu seberat 538 gram dari Malaysia, disita dari seorang wanita yang disembunyikan dibalik pembalut wanita yang dikenakan.
        Semarang, 22/2 (BeritaJateng.net) – Petugas Bea Cukai Jateng DIY dan Polda Jawa Tengah berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba  jenis sabu jaringan internasional melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Sabu seberat 538 gram dari Malaysia, disita dari seorang wanita yang disembunyikan dibalik pembalut wanita yang dikenakan.
         EW,  wanita berusia 41 tahun, warga Pematang Siantar,  Sumatera Utara ini berhasil diamankan petugas Bea Cukai Tanjung Emas di Bandara Ahmad Yani Semarang, dipintu kedatangan domestik.
         EW diamankan, setelah petugas mendapati sabu seberat 538 gram disembunyikan dibalik pembalut wanita yang dikenakan
       Parjiya, Kepala Kantor  wilayah Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, menjelaskan pengungkapan berawal dari kecurigaan petugas bea cukai terhadap pelaku, yang baru turun dari pesawat air asia ak 328 rute dari Kuala Lumpur-Semarang.
         “Berawal dari kecurigaan petugas di lapangan dengan gerak gerik pelaku yang berjalan tidak semestinya orang normal kemudian diamankan dan diperiksa,” ujarnya saat gelar perkara di Kantor Kanwil Cukai Jawa Tengah dan DIY, Kamis (22/2).
Barang bukti sabu yang disembunyikan wanita didalam pembalut.
        Pada saat dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh oleh petugas wanita, didapati sabu dibalik pembalut wanita yang di kenakan pelaku. Dalam pengakuannya kepada petugas,  pelaku mendapatkan sabu atas perintah seseorang untuk mengambil di Malaysia untuk di bawa ke Semarang.
        “Saat di geledah oleh petugas wanita di temukan sabu seberat 538 gram yang disembunyikan di dalam pembalut wanita yang dikenakan pelaku,” pungkasnya.
         Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Doni Kustoni, mengatakan  penyelundupan sabu dengan cara di sembunyikan dalam pembalut wanita melalui bandara baru pertama yang terjadi. Saat ini, polisi masih terus mendalami peran EW. Dugaan sementara, yang bersangkutan merupakan kurir untuk mengantar barang haram tersebut kepada pemesan.
        Oleh karena itu, polisi akan menelusuri kemungkinan penerima tersebut memang ada di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya. Termasuk jaringan internasional yang memanfaatkan EW.
Petugas Bea Cukai Jateng DIY dan Polda Jawa Tengah berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba  jenis sabu jaringan internasional melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Sabu seberat 538 gram dari Malaysia, disita dari seorang wanita yang disembunyikan dibalik pembalut wanita yang dikenakan.

“Logikanya, pelaku sengaja menuju ke Semarang dari Kuala Lumpur, diduga memang ada yang memesan paket sabu-sabu dengan berat lebih dari setengah kilogram ini. Petugas dilapangan langsung melakukan pemantauan secara intensif di semua jalur masuk wilayah Jateng. Baik itu laut udara dan darat,” ujarnya.

         Guna penyelidikan lebih lanjut, Direktorat Narkoba Polda Jateng akan melakukan pemeriksaan serta penelurusan barang bukti narkoba yang di bawa pelaku dari Malaysia menuju Semarang. Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2009 dengan acaman maksimal hukuman seumur hidup. (Nh/El)