Home Ekbis BBM Naik, Harga Rumah Ikut Naik

BBM Naik, Harga Rumah Ikut Naik

image

Semarang, 4/12 (Beritajateng.net) – Kalangan pengembang mulai menaikkan harga jual rumah seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium beberapa waktu lalu.

“Untuk kenaikan harga berkisar antara 7,5 persen-10 persen, meski demikian belum semua pengembang melakukan kenaikan harga tersebut,” kata Wakil Ketua Real Estate Indonesia Jateng Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi Dibya K Hidayat pada pembukaan pameran REI ke-10 di Semarang, Kamis.

Menurut dia, kenaikan terpaksa dilakukan karena harga material bangunan yang juga mengalami kenaikan. Meski demikian, masih ada sebagian pengembang yang belum menaikkan harga rumah dengan alasan masih menghabiskan stok sebelumnya.

Kenaikan BBM ini diperparah dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak juga turun sehingga material dari impor terpaksa harus menyesuaikan kondisi pasar, katanya.

“Beberapa material impor yang mengalami kenaikan harga karena dolar di antaranya semen, besi, paku, dan aksesori rumah salah satunya keramik,” katanya.

Oleh karena itu, Dibya merasa optimistis dengan hasil penjualan pameran yang dilaksanakan di Mal Ciputra mulai tanggal 4-15 Desember mengingat masih banyak pengembang yang menggunakan harga lama.

“Mestinya ini menjadi momen baik bagi masyarakat yang ingin membeli rumah sebelum dilakukan kenaikan harga, karena dipastikan setelah pameran ini harga rumah untuk semua tipe kecuali rumah sederhana pasti mengalami kenaikan,” katanya.

Jika pada pameran sebelumnya, REI menargetkan penjualan rumah antara 60-70 unit untuk saat ini pihaknya optimistis penjualan bisa lebih dari itu.

“Apalagi kalau akhir tahun seperti ini biasanya penjualan rumah sangat baik, kondisi ini biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, untuk rumah sederhana program Pemerintah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tidak mengalami kenaikan mengingat harga yang diberikan berasal dari Pemerintah.(ant/pj)