Home Lintas Jateng Bawaslu Jateng Gelar Pelatihan Pengawasan Pemilu

Bawaslu Jateng Gelar Pelatihan Pengawasan Pemilu

Bawaslu

Semarang, 21/4 (BeritaJateng.net) – Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Abhan Misbah SH menyatakan selama ini
pengawasan dalam pemilu kurang maksimal, karena kewenangan panwas kurang maksimal, sehingga menyebabkan partisipasi masyarakat enggan untuk melaporkan jika terjadi atau mengetahui pelanggaran.

“Diharapkan untuk Pilkada serentak tahun 2015 ini partisipasi masyarakat, organisasi kemasyarakatan, atau berbagai pihak bisa lebih maksimal,” katanya.

‎Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Jateng, Abhan Misbah SH dalam sambutannya di acara Bimbingan Teknis Pengawasan Partisipatif Dalam Pemilihan Bupati/Walikota Tahun 2015, yang diselenggarakan Bawaslu Jateng di Hotel C3 Ungaran, Selasa (21/4).

Lebih lanjut dikatakah bahwa banyak hal yang bisa dilakukan dalam Pilkada serentak 9 Desember 2015, terutama dengan adanya pengawas di setiap TPS. 

“Partisipasi masyarakat sangat diharapkan, karena rekapitulasi dari TPS ke PPK, tidak ada lagi rekapitulasi di PPS. Kami sangat mengharapkan berbagai pihak untuk bisa melakukan pengawasan partisipasif demi tegaknya demokrasi, dan meminimalisir pelanggaran,” ujar Abhan.‎

Saat ini yang bisa dilakukan dalam pengawasan partisipatif yaitu dalam rekruitmen perangkat penyelenggara, baik dari KPU dan Bawaslu beserta jajarannya ke bawah, dimana saat ini sedang berlangsung.

“Sehingga nantinya didapatkan perangkat Bawaslu dan KPU dan jajarannya yang memiliki integritas, independen dan netralitas,” sambungnya.
‎‎
Dengan pertemuan tersebut diharapkan terjadi satu simpul yang baik dalam pengawasan sehingga mendapatkan kepala daerah yang kredibel, amanah dan membawa kesejahtetaan masyarakatnya.‎ (BJ)