Home Headline Bawa Sabu 4,8 Gram, Galih Dituntut 9 Tahun Penjara

Bawa Sabu 4,8 Gram, Galih Dituntut 9 Tahun Penjara

SEMARANG – Terdakwa Galih Susanto (30), warga Jl Sukun II, Srondol Wetan, Banyumanik yang tersangkut kasus narkoba dan dituntut jaksa selama sembilan tahun kini sedang menyiapkan pembelaan yang akan dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (22/12) mendatang.

Galih yang juga dituntut jaksa dari Kejati Jateng Danang membayar denda Rp 1,5 miliar setara tiga bulan kurungan atas penguasaan paket sabu seberat 4,833 gram.

“Sudah kami tuntut selama sembilan tahun, terdakwa Galih dituntut melakukan perbuatan sebagaimana pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika,” tandas jaksa Danang, Senin (19/12).

Sidang dipimpin ketua majelis hakim PN Semarang Antonius Widijantono. Perkara ini bermula pada Selasa (9/8/2016) sekitar jam 23.00 di pertigaan lampu merah Jl Gedung Batu, Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat.

Terdakwa Galih tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman berupa satu paket sabu 4,833 gram. Caranya, pada Selasa jam 16.00 itu, terdawa Galih memesan sabu kepada Dv, yang kini masuk daftar pencarian orang.

Terdakwa mengaku hanya punya Rp 1,8 juta,  Dv menyanggupinya dengan catatan terdakwa harus transfer uangnya dulu. Setelah masuk rekening, nanti akan diberikan alamat pengambilan.

Selanjutnya, terdakwa pada Jumat jam 21.30 mentransfer uang melalui ATM BRI. Setelah terkirim, Dv meminta terdakwa mengambil sabu di kawasan Jl Gedung Batu dalam bungkus plastik hitam di semak rumput.

Lalu, Galih menghubungi Ricko Ega, terdakwa lainnya, yang diminta menemaninya ke Gedung Batu dengan naik taksi. Setelah turun, terdakwa mengambil barangnya. Namun, saat menunggu taksi lagi, terdakwa dan Ricko ditangkap petugas Polda Jateng. (WR/EL)

Advertisements