Home Hiburan Batu Bacan Paling Diminati Masyarakat

Batu Bacan Paling Diminati Masyarakat

pameran akik

Solo, 6/3 (BeritaJateng.net) – Gedung Graha Wisata yang terletak di Jl. Slamet Riyadi Solo berubah menjadi pasar batu mulia dadakan. Sebanyak 91 stand mengikuti acara pameran yang mengambil tema Solo Gems Award di Gedung Graha Wisata Niaga, yang berlangsung di  Solo, mulai Kamis-Minggu (5-8/3/2015). 

Ribuan batu mulia dipamerkan dalam acara tersebut. Pesertanya berasal dari dari Aceh, Jambi, Bengkulu, Solo, Jakarta, Makassar, Ternate, Bali, Jatim, Kalimantan, Garut dan masih banyak lagi.

Hartono salah satu kolektor akik yang berasal dari Batam khusus datang ke Solo untuk mencari batu akik untuk menambah koleksinya. Hartono mengaku batu alam merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia. Namun belum banyak dikembangkan di Indonesia.

“Sebenarnya batu akik sudah lama ada. Namun boomingnya baru sekarang ini. Sayangnya di sini (Indonesia) belum begitu familiar dengan batu akik,” jelasnya di acara pameran, Jumat (6/3/2015). 

Hartono menjelaskan dirinya menjadi kolektor batu sudah puluhan tahun. Di Indonesia orang tahunya batu muia itu ya intan berlian saja. Padahal jenis batu mulia di Indonesia itu jenisnya sangat banyak.

“Tiongkok (China) terkenal dengan batu gioknya. Padahal jika di eksplorasi lagi jenis betuan Indonesia lebih banyak lagi,” lanjutnya. 

Sementara itu  stan milik Sandhika yang berasal dari Raja Ampat ini memamerkan ratusan jenis batu koleksi miliknya seperti King Obi hingga Blue Halmahera Natural Chrysolla.

“Harganya variatif, mulai dari harga Rp 5 juta sampai  ratusan juta rupiah, tergantung keunikan dan keistimewaannya,” terangnya.

Pantauan beritajeteng.net di arena pameran, jenis batu yang paling diminati pembeli adalah jenis batu  Bacan. Seperti stan TD Collections menjual koleksi Bacan Palania Maluku banyak dihampiri pengunjung. Harga batu Bacan yang ditawarkan paling murah seharga  Rp 3 juta. 

Terpisah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkot Surakarta, Eny Tyasni Suzana yang ditemui belum lama ini menyebutkan, pameran batu mulia di Solo ini, semoga saja bisa lebih mengangkat nama Solo. 

“Terlebih lagi Solo juga memiliki  pasar khusus batu cindera mata (batu akik),  di kawasan Alun-Alun Lor Keraton Kasunanan Surakarta,” paparnya. (BJ24)