Home Lintas Jateng Batang Waspadai Tiga Bencana Alam

Batang Waspadai Tiga Bencana Alam

image

Batang, 21/11(Beritajateng.net) – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mewaspadai tiga kerawanan bencana alam yang bisa dimungkinkan melanda di daerah setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Yesaya Simanjutak, di Batang, Jumat, mengatakan bahwa sebanyak tiga bencana alam tersebut, yaitu tanah longsor, banjir, dan abrasi.

“Kondisi geografis Kabupaten Batang terdiri atas pegunungan dan pesisir sehingga secara spesifik bencana alam yang rentan terjadi adalah longsor, banjir luapan sungai, dan abrasi pantai,” katanya.

Menurut dia, meski tiga bencana alam tersebut belum sampai menimbulkan dampak yang parah maupun korban jiwa tetapi pemkab terus meningkatkan kewaspadaan.

“Kami terus mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam, apalagi kini sudah menjelang musim hujan,” katanya.

Ia mengatakan berdasar hasil kajian UGM Yogyakarta secara spesifik jika dilihat dari kondisi alamnya, Kabupaten Batang rawan terjadi bencana longsor, banjir dan juga abrasi.

“Belum lama ini, Fakultas Geografi UGM sudah memetakan kerawanan bencana itu, Oleh karena itu, kami mengimbau pada masyarakat juga waspada terhadap bencana tersebut,” katanya.

Ia menyebutkan daerah rawan longsor adalah Desa Gerlang, Kecamatan Blado, Mojotengah Kecamatan Reban, dan Pranten Kecamatan Bawang.

Sedang daerah lain yang berpotensi tanah bergerak, kata dia, antara lain Jumbleng, Desa Kemiri Barat Kecamatan Subah, dan Tedunan Kecamatan Gringsing.

“Bencana tanah berherak itu pernah terjadi pada 2007 dan terulang lagi dalam tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan sejumlah daerah rawan banjir sendiri, antara lain Desa Klidang Lor dan Karangasem Utara Kecamatan Batang, Beji Kecamatan Tulis, Kebondalem, Sidorejo, Yosorejo, dan Lebo Kecamatan Gringsing.

“Adapun untuk abrasi serta rob perlu diwaspadai oleh masyarakat yang tinggal berada di pesisir pantai, seperti pelabuhan Banyuputih maupun daerah lainnya yang berbatasan langsung dengan pantai,” katanya.(ant/pj)