Home Lintas Jateng Basarnas Kirim Tim Rescue, BVMBG Himbau Proses Evakuasi Agar Sesuai Prosedur

Basarnas Kirim Tim Rescue, BVMBG Himbau Proses Evakuasi Agar Sesuai Prosedur

Basarnas berangkatkan tim rescue
Basarnas berangkatkan tim rescue
Basarnas berangkatkan tim rescue


Boyolali, 17/5 (BeritaJateng.net) – Pendaki asal Yogyakarta Eri Yunanto (21) jatuh di Kawah gunung Merapi Sabtu (16/5) sekitar pukul 11.00 hari ini, Minggu (17/5) siang masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban diketahui warga  Dusun Biru Tengah Rt 03 RW 30 kelurahan Trianggo, kec gamping Sleman, Mahasiswa semester 6, Teknik Industri Universitas Atmajaya Yogyakarta dan Putra dari pasangan Nuryanto dan Intan Farida. 

Kepala Seksi Operasi Basarnas Kantor SAR Semarang Tri Joko Priyono mengatakan, setelah memberangkatkan dua SRU, siang ini kembali diberangkatkan satu SRU lagi dengan jumalh personel 22 orang.

“Tim SAR gabungan yang diberangkatkan SRU tiga terdiri atas Basarnas, SAR DIY, Guruh Merapi, PMI, AKPOL dan  Mapala. Total seluruh personel yg terlibat lebih dari seratus orang,” kata Joko.

Masih menurut Joko, mereka membawa peralatan dan logistik untuk mengbackup tim sebelumnya yang sudahberangkat. Menurutnya kondisi korban belum bisa di pastikan karena tidak kelihatan.

“Untuk posisi korban kita hanya berdasarkan keterangan dari teman korban yang selamat,” ujarnya.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah rekomendasi dari Badan Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi Yogyakarta (BVMBG) bahwa tim SAR bisa melakukan proses evakuasi di area kawah setelah pukul 10.00 sampai dengan pukul 13.00. Diluar itu ditakutkan gas akan menghembus keatas. Selain itu, cuaca juga perlu diperhatikan.

“Jika turun hujan agar tidak dipaksakan untuk turun ke kawah. Karena dikhawatirkan akan terjadi longsoran pada dinding kawah yang labil,” imbuhnya.

Menurut Irfan kakak ipar korban yang berada di posko Selo mengatakan, kejadian bermula pada Sabtu (16/05) sekitar pukul 11 siang, korban bersama rekanya bernama Diky (21), berniat turun dari puncak, naas saat turun dari puncak, korban terpeleset dan jatuh ke kawah gunung merapi. Menurutnya, korban adalah putra terakhir dari tiga bersaudara.

“Dia memang hoby naik gunung. Dia sudah berkali kali naik gunung. Terakhir dia naik gunung rinjani, belum lama ini,” terangnya. (Bj14)