Home Headline Bapenda Semarang Optimalkan Penerimaan Pajak Kos-Kosan

Bapenda Semarang Optimalkan Penerimaan Pajak Kos-Kosan

SEMARANG, 25/3 (BeritaJateng.net) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang mengoptimalkan potensi pajak dari 400 usaha indekos kelas eksklusif yang telah terdata di Kota Semarang.

Petugas dari Bapenda sebelumnya telah mengecek okupansi hunian kos di masa pandemi Covid 19, bahkan petugas juga telah mengedukasi para pemilik usaha agar taat membayar pajak.

Kepala Bidang Pajak Daerah II Bapenda Kota Semarang, Elly Asmara mengatakan di masa pandemi Covid-19 ini sejumlah usaha kos untuk kalangan mahasiswa memang lesu. Namun dirinya masih melihat untuk kalangan pekerja dan lain-lain tingkat okupansinya masih tinggi.

“Kami cek memang ada penurunan. Tapi yang lain cukup pnuh. Ada yang 90 persen bahkan okupansinya,” jelasnya, Kamis, (25/03/2021).

Pihaknya dan tim menyambangi dua kos elsklusif di sekitar Stadion Diponegoro dan Jalan Siranda.

Hal itu dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mengedukasi pemilik kos agar tetap membayar kewajibannya. Sektor pendapatan pajak kos pada tahun 2019 sebesar Rp. 1,5 Miliar rupiah, kemudian pada tahun 2020 turun menjadi 900 juta.

Sementara itu, Edi, salah satu penjaga kos di Jalan Siranda, mengungkapkan, pandemi memang membuat okupansi menurun. Dari total 38 kamar yang tersedia, saat ini hanya 12 yang dihuni. Masing-masing dengan harga yang berbeda mulai dari Rp 1.650.000 sampai Rp 2.150.000 per bulannya.

“Kalau sebelum pandemi Covid-19, itu rata-rata hunianya 20 an kamar. Ada yang bulanan dan harian. Namun selama covid ini turun,” jelasnya.