Home News Update Bantul Cetak KTP Sementara untuk Warganya

Bantul Cetak KTP Sementara untuk Warganya

Ilustrasi
image
Ilustrasi

Bantul, 11/1 (BeritaJateng.net) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih mencetak kartu tanda penduduk non-elektronik sebagai identitas sementara warga setempat yang sudah melakukan perekaman data diri.

“Blangko dari pusat untuk pencetakan KTP elektronik masih ada yang belum turun, sehingga kami masih membuat KTP atau KTP sistem admistrasi kependudukan (SIAK) yang dulu warna kuning,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan catatan Sipil Bantul Fenty Yusdayati, Minggu.

Menurut dia, pencetakan KTP SIAK untuk identitas sementara warga yang sudah melakukan rekaman, namun belum dapat dicetakkan keping KTP elektronik itu, sebenarnya tidak sesuai dengan amanah yang mengatur bahwa KTP non-elektronik hanya berlaku sampai akhir Desember 2014.

“Kalau amanah UU KTP SIAK itu berlaku sampai akhir 2014, namun karena mungkin transisi pemerintahan, sehingga kenyataannya kami tidak bisa cetak e-KTP, walaupun sudah merekam data diri, misalnya dari pemula, itu karena blangko dari pusat belum turun,” katanya.
theteacherpreneur.com/wp-content/languages/new/write-my-research-paper-for-me.html

Ia mengatakan setidaknya ada sekitar 52 ribu blangko e-KTP yang masih belum diterima dari pemerintah pusat, sehingga jumlah tersebut yang saat ini masih ditunggu lembaganya, dan rencananya akhir Januari ini pihaknya akan meminta ke pusat.
theteacherpreneur.com/wp-content/languages/new/buying-papers-online.html

“Sambil menunggu blangko e-KTP dari pusat kami bersama dinas se DIY sepakat menggunakan, dan tetap membuat KTP SIAK, sehingga seandainya lembaga membutuhkan, KTP itu bisa digunakan, karena itu juga sebagai bukti bahwa telah rekaman,” katanya.

Selain masih mencetak KTP non-elektronik pihaknya juga dapat mengeluarkan surat keterangan dengan tandatangan asli kepala dinas sebagai bukti warga telah rekaman, jika ada pihak yang membutuhkan karena belum adanya KTP elektonik yang asli.
theteacherpreneur.com/wp-content/languages/new/jiskha-homework-help.html

“Untuk KTP SIAK itu berlaku sampai dengan KTP elektronik jadi, karena kan mereka butuh identitas, misalnya untuk naik pesawat, kereta api identitas itu kan dibutuhkan,” katanya.

Ia juga mengatakan pencetakan KTP SIAK itu akan terus dilayani sesuai kebutuhan, dan hingga saat ini pihaknya telah mencetak sekitar 200 buah, sebagian besar dicetak saat akhir 2014 hingga awal 2015, karena pascalibur Natal 2014 banyak warga yang melakukan rekaman. (Ant/BJ)