Home Headline Bantu Keluarga Kurang Mampu, Bupati Blora Luncurkan SLRT

Bantu Keluarga Kurang Mampu, Bupati Blora Luncurkan SLRT

Bupati Blora

BLORA, 5/6 (BeritaJateng.net) – Ngopeni kladang kekurangan Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati Jumat (4/6), luncurkan Kantor Sistem Layaanan rujukan Terpadu (SLRT) dii Gedung Samin Surosentiko lantai 1.

Layanan ini berada dibawah koordinasi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora. Hadir juga Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo, ST., MM., serta Sekda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Baznas, dan instansi terkait lainnya. Dilanjutkan menyaksikan simulasi pelayanan masyarakat oleh petugas SLRT dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Kepala Dinsos P3A, Dra. Indah Purwaningsih, M.Si, menyampaikan bahwa SLRT ini merupakan system layanan yang mengidentifikasikan kebutuhan dan keluhan fakir miskin dan orang tidak mampu. Serta melaksanakan rujukan kepada pengelola program fakir miskin dan orang tidak mampu di pusat dan daerah.

“Kita bermitra dengan Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, Dinas Pendidikan, Baznas, dan lainnya. Setiap ada laporan yang masuk akan kita identifikasi kebutuhannya dan dirujuk sesuai masalahnya,” ucap Indah.

Menurutnya, di SLRT ini juga dilakukan pelayanan pembuatan Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, validasi data kemiskinan dan sebagainya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah , Harso Susilo, ST., MM., mengapresiasi pelaksanakan launching SLRT di Kabupaten Blora. Menurutnya Blora menjadi yang pertama di Jawa Tengah pada tahun 2021 ini.

“Blora berhasil menjadi yang pertama di tahun 2021 se Jawa Tengah. Terimakasih atas komitmen Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang terus menyemangati dan membimbing Dinas Sosial P3A sehingga SLRT bisa dilaunching untuk membantu saudara-saudara kita yang kekurangan,” ungkapnya.

Sedangkan Bupati Arief mengucap syukur karena satu lagi programnya bersama Wakil Bupati bisa terwujud untuk membantu masyarakat miskin dan kurang mampu.

“Tolong segera disosialisasikan kepada masyarakat bahwa kita sudah punya SLRT. Jika di Trenggalek ada Posko Gertak, kita kini luncurkan SLRT atau SILARUT (Sistem Layanan Rujukan Terpadu). Peran TKSK untuk mengawal sangat diperlukan. Tujuan akhirnya kita ingin masalah sosial dan kemiskinan perlahan terus berkurang,” ucap Bupati.

Jadi, lanjutnya, bagi masyarakat Blora yang membutuhkan layanan sosial, bisa datang ke SLRT ini untuk mengadukan permasalahannya agar bisa dibantu pemerintah. Misalnya ada keluarga kurang mampu yang KIS nya tidak aktif atau tidak punya KIS, bisa diaktifkan kembali agar bisa mendapat akses BPJS.

Semoga bermanfaat untuk masyarakat lainnya.
Acara diakhiri dengan penyerahan kartu KIS secara simbolis dan penyerahan bantuan santunan pengobatan kesehatan dari Baznas Kabupaten Blora kepada masyarakat yang membutuhkan. (Her/El)