Home Ekbis Bank Jateng : Penyaluran Bantuan Modal Lewat Paguyuban Pedagang

Bank Jateng : Penyaluran Bantuan Modal Lewat Paguyuban Pedagang

bank-jateng
Ilustrasi

Semarang, 28/5 (BeritaJateng.net) – Bank Jateng menyatakan penyaluran bantuan modal untuk pedagang Pasar Johar akan dikoordinasi melalui paguyuban atau kelompok yang akan mendata masing-masing anggotanya.

“Sudah saya sampaikan pedagang-pedagang di Pasar Johar kan ada semacam organisasi, paguyuban, atau kelompok,” kata Kasubdit Kebijakan Kredit Bank Jateng Heri Supriyanto di Semarang.

Hal tersebut diungkapkannya usai diskusi publik bertajuk “Bantuan Penyelesaian Kredit Pedagang Pasar Johar” yang diprakarsai oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Jawa Tengah.

Menanggapi pedagang yang menanyakan realisasi pencairan bantuan modal itu, ia mengatakan pencairan dana bisa dilakukan melalui pengajuan proposal yang dikoordinasi oleh paguyuban pedagang.

“Ya, dikembalikan kepada masing-masing ketua kelompok atau paguyuban pedagang. Dari kami nanti (pencairan, red.) atas dasar proposal yang diajukan kelompok atau organisasi pedagang,” katanya.

Proposal, kata dia, diajukan kepada Bank Jateng Cabang Semarang dan jika proposalnya sudah masuk akan sesegera mungkin diselesaikan proses pencairannya setelah dilakukan kajian-kajian.

“Proposal yang masuk akan dikaji. Kalau sudah lengkap, seperti harus ada pihak yang mengetahui, minimal dalam kelompok atau organisasi kan ada ketua, bendahara, dan sekretaris,” ungkapnya.

Heri mengatakan ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengajuan proposal, antara lain paguyuban pedagang yang bersangkutan harus sudah terbentuk minimal selama satu tahun.

“Paguyuban-paguyuban pedagang di Pasar Johar ini kan terbentuknya sudah puluhan tahun lalu. Ya, nanti paguyuban mengoordinasi dan mendata, nama, jenis usaha, dan kebutuhan anggotanya,” katanya.

Besaran bantuan modal yang disiapkan dari dana CSR (corporate social responsibility) itu, kata dia, maksimal Rp3 juta/pedagang disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis usaha masing-masing.

Sementara itu, Anggota DPD RI asal Jateng Bambang Sadono menyatakan sekarang ini para pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Johar sangat membutuhkan bantuan permodalan untuk melanjutkan usahanya.

“Pedagang kan minta kalau dana sosial (bantuan modal, red.) bisa dibagikan sekarang. Saya rasa itu akan sangat berguna karena sekarang ini kan saat butuh-butuhnya mereka (pedagang, red.),” katanya.

Sebelumnya, para pedagang Pasar Johar Semarang yang menjadi korban kebakaran mempertanyakan realisasi bantuan modal yang pernah dijanjikan Bank Jateng dari dana CSR sebesar Rp3 juta/pedagang. (Bj05)