Home Lintas Jateng Banjir Surut, Warga Diminta Tetap Waspada Banjir Susulan

Banjir Surut, Warga Diminta Tetap Waspada Banjir Susulan

574
Pasca banjir warga bersihkan rumah yang terendam banjir

SOLO, 20/6 (BeritaJateng.net) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo Gatot Sutanto menghimbau pada warga  untuk mewaspadai bencana banjir susulan. Meski saai ini banjir di beberapa wilayah di kota Solo mulai surut.

“Meski sudah surut tetap harus waspada. Cuaca tidak bisa diprediksi,” jelas Gatot di Solo Jawa Tengah, Senin (20/6/2106).

Bisa saja ungkap Gatot cuaca ektrim terjadi tiba-tiba seperti hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan robohnya pohon, banjir juga longsor.

Saat ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menyiapkan 18 pompa air yaitu portabel dan juga mobile untuk mengantisipasi banjir. BPBD bersama instansi lainnya melakukan kerja bakti membersihkan pintu air Gandekan.

BPBD juga mengirimkan dua tangki air ke Joyontakan dan Kampungsewu untuk kebituhan air bersih warga. Pihak DKP juga turunkan dua tanhki air bersih dan mobil sampah untuk membersihkan sisa sampah akibat banjir.

Seperti diketahui hujan deras yang merata di sejumlah wilayah eks Karesidenan Surakarta Sabtu (18/6/2016) sore mengakibatkan banjir di wilayah Solo, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Sragen.

Bahkan Gubernur Jateng Ganjar Prawono sempat mengunjungi kprban banjir. Namun Ganjar belum akan menetapkan status darurat bencana.

“Belumlah (status siaga bencana). Akan dievaluasi dulu. Kita pastikan
stok logistik cukup dan tidak kekurangan,” ucap  Ganjar ketika dijumpai wartawan saat meninjau korban banjir di Kelurahan Gandekan, Jebres, Kota Solo, Minggu.

Data yang dikumpulkan di lapangan setidaknya ada empat Kecamatan yang terkena banjir. Ada sekitar 8.153 KK di kota Solo yang tersebar di 15 kelurahan.  Banjir merendam rumah warga pada Sabtu (18/6/2016) malam, setelah Solo diguyur hujan deras selama berjam-jam.

Sampai pada hari Minggu (19/6/2016) malam, ribuan warga masih berada di lokasi pengungsian yang tersebar di berbagai lokasi, seperti tanggul Sungai Bengawan Solo, Kelurahan, tempat ibadah dan lain sebagainya.
Baru pagi hari tadi warga kembali ke rumah dan mulai membersihkan rumahnya. (Bj24).

Advertisements