Home Kesehatan Bandara Ahmad Yani Tingkatkan Keamanan Zika Virus

Bandara Ahmad Yani Tingkatkan Keamanan Zika Virus

Semarang, 31/8 (BeritaJateng.net) – Meningkatkan penyebaran Zika Virus ke Indonesia khususnya Semarang, Jawa Tengah, Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang (KKP) memperketat keamanan dengan menggunakan termal scaner secara masal di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Priagung Adhi Bawono, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang mengatakan bahwa pemerintah Singapura sejak tanggal 29 lalu menyatakan bahwa daerahnya terjangkit 41 kasus Zika Virus. Maka Indonesia yang merupakan negara yang sangat berdekatan melakukan langkah kewaspadaan.
buy canadian amoxil online cpff.ca/wp-content/languages/new/canadian/amoxil.html no prescription

Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang bersama dengan pihak Angkasa Pura melakukan upaya-upaya pencegahan yaitu diantaranya sosialisasi Zika virus dan termal scaner kepada para penumpang kedatangan dari Singapura.

“Kita memeriksa tubuh manusia secara masal, dengan menggunakan alat termal scaner. Jika mendapatkan ada seseorang mengalami tingkat suhu diatas 38 derajat, maka kita observasi lebih lanjut ke rumah sakit terdekat.
buy canadian cymbalta online cpff.ca/wp-content/languages/new/canadian/cymbalta.html no prescription

Seperti yang diketahui gejala Zika Virus diantaranya, demam tinggi, ada ruam, fisik yang lemas, dan tanda lainya,” ungkap Priagung saat ikut melakukan pemeriksaan di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Dirinya juga memaparkan, bahwa penggunaan alat deteksi secara masal untuk mengurangi waktu yang lama dalam pemeriksaan, sebab kedatangan penerbangan dari Singapura sekali kedatangan mencapai 500 penumpang.

“Kita lakukan termal scaner secara masal, sebab jika kita periksa satu persatu akan memakan waktu lama. Dengan termal scaner ini kita dapat mendeteksi suhu badan manusia secara cepat dan tepat. Dengan mengunakan sistem infrared tidak membutuhkan waktu hingga 5 menit,” tuturnya.

Priagung juga menyampaikan bahwa selain Singapura pihaknya juga akan mendeteksi para penumpang dari Brasil, yang diketahui bahwa awal dari Zikas Virus datangnya hutan Zika Afrika yang berpindah ke Brasil sejak tahun 1947.

“Tentunya kita akan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, dinas kesehatan, puskesmas untuk mengantisipasi menyebarnya Zika Virus ini ke Indonesia dan kususnya di Kota Semarang, Jawa Tengah,” katanya.

Lanjut Priagung, bahwa pemeriksaan kewaspadaan Zika Virus ini akan terus dilakukan hingga pemerintah Singapura mengumumkan bahwa negara telah bebas dari Virus tersebut.
“Kita akan terus melakukan deteksi dini untuk melakukan pencegahan, dengan waktu yang belum ditentukan, namun hingga Singapura dinyatakan bebas,” tambahnya.
buy canadian flagyl online cpff.ca/wp-content/languages/new/canadian/flagyl.html no prescription

(BJ06)