Home Headline Aturan Tidak Jelas, Prestasi Atlet Jateng Tidak Maksimal

Aturan Tidak Jelas, Prestasi Atlet Jateng Tidak Maksimal

image
Yoyok sukawi

Semarang, 7/5 (Beritajateng.net) – Belum adanya aturan yang jelas terkait dana operasional olah raga,disinyalir menjadi penyebab tidak maksimalnya prestasi olah raga di Jawa Tengah.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah AS Sukawijaya mengungkapkan, perhatian pemprov terhadap atlet dirasakan sangat kurang. Mulai tidak adanya penghargaan terhadap atlet berprestasi, tidak adanya anggaran yang jelas untuk olahraga sampai tidak adanya arah prestasi olahraga.

“Payung hukum untuk olah raga tidak ada. Padahal potensi atlet kita sangat bagus,” ungkapnya di Gedung Berlian, Selas (7/4).

Satu contoh kasus, lanjut Yoyok, ketika ada atlet Jawa Tengah yang berlaga di even Nasional bahkan internasional, ternyata tidak ada bonus yang diberikan oleh pemerintah provinsi. Situasi ini yang sering menjadi alasan terjadinya perpindahan atlet ke luar Jateng.

“Situasi seperti ini tidak boleh terjadi terus menerus kalau kita ingin prestasi olahraga kita meningkat,” jelasnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, kata Yoyok, Komisi E saat ini sedang menggodog diterbitkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Keolahragaan. Raperda itu nantinya untuk mensejahterakan dan membentengi atlet di Jateng. Mulai dari perlindungan para atlet, memberikan motivasi atlet dan melindungi para atlet agar tidak keluar dari Jateng.

Politisi Demokrat ini menambahkan, tidak adanya payung hukum olahraga membuat pemprov bisa mengabaikan bidang olahraga. Bahkan menjelang PON, saja, Pemprov Jateng tidak ada yang membicarakan target untuk altet Jateng. 

“Jatim dan Jabar sudah memiliki payung hukum yang jelas, jadi anggaran olahraga pasti. Kalau di Jateng tidak ada anggaran pasti. Istilahnya untuk anggaran olahraga ya nek kelingan saja,” pungkasnya.(BJ013)