Home Kesehatan Atasi Masalah Sampah Di Semarang, BLH Bentuk Tim UPTD 

Atasi Masalah Sampah Di Semarang, BLH Bentuk Tim UPTD 

Semarang, 11/2 (BeritaJateng.Net) – Mengatasi problem sampah yang terjadi di kota Semarang, Dinas Badan Lingkungan Hidup (BLH) berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) tingkat Kecamatan, khusus untuk menangani masalah Sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS).

Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Semarang, Gunawan Sapto Giri mengatakan, sebanyak 90 truk kontainer baru akan ditambahkan sebagai bentuk peremajaan. Tak hanya itu, pihaknya juga akan di inventariskan di delapan UPTD.

“Kami dapat 90 kontainer baru untuk peremajaan. Nanti kami inventariskan di delapan UPTD. Mulai dari armadanya dan supirnya,” Kata Gunawan.

Dia mengatakan, bahwa nantinya setiap UPTD akan membawahi dua kecamatan. Dan jumlah setiap truk setiap kecamatan pun berbeda tergantung kebutuhannya.

Sementara itu, mengenai waktu ritasi atau loading pembuangan sampah, dia menerangkan, bahwa proses Ritasi disesuaikan dengan armada yang ada. dia juga berharap, proses Ritasi sesuai dengan waktunya, sehingga tidak menganggangu kenyamanan masyatakat.

“Kalo ritasi itu dilaksanakan malam, berarti kan harus ada yang kerja malam, ini akan jadi evaluasi kita. Sebetulnya yang terpenting itu kontener mengangkut sampah tidak bau, tidak jatuh dan sebagainya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam proses ritasi di setiap TPS juga sudah ada pengukuran dan ketentuannya. Menurutnya yang terpenting yakni sebelum TPS itu penuh, sudah harus ada ritasinya.

“Setelah ada UPTD nanti, saya harapkan UPTD bisa menghitung betul kondisi di lapangan. Jangan sampai ada penumpukan sampah,” tambahnya.

Selain itu untuk tetap menjaga kebersihan di lingkungan TPS dan tidak terkesan kumuh, Kata Gunawan nantinya TPS akan dalam kondisi tertutup. Hal ini bertujuan supaya baik aktivitas maupun keberadaan TPS tidak menganggu masyarakat.

“Nanti kita akan tutup TPS, sehingga terlihat bersih dan tidak mengganggu masyarakat. Karena sekarang ini kalau masyarakat di kasih TPS mesti gak mau. Kemudian bila perlu satu TPS ada petugas yang khusus membersihkan TPS di situ,” tukasnya

Lebih lanjut Gunawan mengatakan, pihaknya juga akan melakukan pembenahan, termasuk melengkapi sarana dan prasarana TPA, Seperti penyediaan kesin cuci untuk membersihkan truk kontainer, dan beberapa fasilitas pendukung lainya.

“Mudah-mudahan kita ada anggaran di 2018. Nanti kita rencana di TPA itu ada mesin cucinya. Sehingga truk atau kontener keluar dari TPA bisa bersih,” tutupnya. (El)

Advertisements